Kupang, kupangmetro.com- Melalui reses, anggota Fraksi Golkar DPRD Kota Kupang – Alfred Djami Wila terus menampung seluruh aspirasi masyarakat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Alak untuk selanjutnya diperjuangkan dalam sidang mendatang agar bisa direalisasikan melalui program dan kebijakan pemerintah di tahun 2022 mendatang.
Dalam reses yang digelar pada hari Senin (15/11/2021) di dua yakni Kelurahan Batuplat dan Kelurahan Naioni, warga pada umumnya terlihat antusias menyampaikan berbagai aspirasi yang diharapkan bisa menjadi perhatian pemerintah Kota Kupang dalam rencana pembangunan di tahun anggaran yang baru.
Di Kelurahan Batuplat, warga meminta pemerintah Kota Kupang untuk segera memasang gorong-gorong sepanjang 50 meter di lokasi tempat terhalangnya aliran air di wilayah RT 20 RW 08, agar aliran air bisa mengalir normal kembali melalui sisi bawah lahan yang sudah disetujui pemiliknya.
Selain gorong-gorong, warga juga meminta penambahan lampu jalan dan pembangunan jalan lingkungan.
Untuk wilayah RT 19, pemerintah diminta melakukan pengadaan lampu jalan yang baru sedikitnya di 5 titik. Sebab lokasi gelap sering dimanfaatkan sebagai lokasi pembuangan sampah di malam hari oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
Warga juga mengharapkan pembangunan jalan sepanjang 250 meter yang menghubungkan wilayah RT 18 ke wilayah RT 20 menuju Batu Panjang.
Sementara masyarakat di Kelurahan Naioni, mengaku mengalami kesulitan dalam mendapatkan air bersih. Untuk itu mereka berharap pemerintah Kota Kupang bisa menyediakan sumur bor di wilayah mereka.
Warga Naioni juga mengharapkan adanya pembangunan drainase di wilayah RW 02, khususnya di wilayah RT 4 dan RT 5, sebab sering tercipta banjir lokal di lokasi tersebut ketika hujan tiba.
Khusus petani di Naoni, mereka meminta pemerintah Kota Kupang untuk membantu menyediakan bibit unggul berupa jagung dan padi bagi petani Naioni. Tujuannya agar dalam masa tanam tahun ini, mereka bisa menanam jagung dan padi yang berkualitas, sehingga hasil panen mendatang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat serta memiliki harga ekonomis yang baik.
Seperti di Batuplat, di Naioni juga banyak permintaan terkait pembangunan jalan dan lampu jalan. Sebab infrastruktur saat ini bukan hanya sebagai sarana penunjang namun sudah menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Alfred Djami Wila menyatakan siap memperjuangkan seluruh aspirasi warga Kelurahan Batuplat agar secepatnya menjadi perhatian pemerintah untuk direalisasikan sesuai kebutuhan urgen dan kemampuan keuangan daerah.
“Jadi semua aspirasi yang disampaikan akan saya perjuangan secara baik bersama rekan-rekan saya di dalam Fraksi Golkar DPRD Kota Kupang. Fraksi Golkar akan saling bahu-membahu demi terciptanya pemenuhan kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Dalam reses di dua lokasi berbeda itu, Alfred Djami Wila juga sempat mengingatkan warga kurang mampu untuk mendaftarkan diri sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan.
Sebelumnya, Alfred Djami Wila juga menghimbau agar masyarakat mendaftarkan diri secara mandiri di situs resmi Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui link https://dtks.kemensos.go.id/ agar terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Tujuannya, agar masyarakat kurang mampu memiliki kesempatan sebagai penerima Bantuan Sosial (Bansos), Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Langsung Tunai (BLT) anak sekolah melalui Program Indonesia Pintar (PIP), maupun terintegrasi dengan PBI agar berkesempatan menjadi peserta PBI Jaminan Kesehatan. (Berkhmans Sulabessy Gromang)















