Kupangmetro — Bakal calon Bupati Sumba Barat Daya (SBD) Fransiskus Martin Adi Lalo optimis akan mendapat dukungan dari Partai Politik lain selain PAN dan Hanura.
“Saat ini sedang dibangun komunikasi politik yang intensif dengan beberapa Partai Politik selain PAN dan Hanura,” ungkap Adi Lalo di Kupang saat menghadiri Rapimda II Partai Hanura, Sabtu 27 Juli 2024.
Adi Lalo yang berpasangan dengan Yeremia Tanggu sebagai calon Wakil Bupati SBD dengan sandi politik RAKYAT, saat ini secara resmi telah mendapat dukungan dari Partai Hanura dan PAN. Namun tidak tertutup kemugkinan akan bergabung juga Partai Golkar, Demokrat dan Gerindra.
“Saya perkirakan sebelum tanggal 7 Agustus 2024 ini, semua Partai akan final apakah mendukung paket Rakyat atau tidak, karena itu merupakan kewenangan Ketiga Partai tersebut,” Ujar Adi Lalo seperti yang dikutip dari gongsumba.com,

Sementara terkait dengan deklarasi Paket Rakyat, Adi Lalo belum bisa memastikan kapan waktu pelaksanaannya. Namun yang pasti katanya, apabila semua berkas kelengkapan persyaratan administrasi telah diterima dan dinyatakan lengkap oleh KPU maka barulah dilaksanakan deklarasi.
“Nanti setelah semua berkas dinyatakan lengkap oleh KPU barulah kami (Paket Rakyat) deklarasi,” jelasnya.
Adi Lalo yang sebelumnya adalah Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten SBD dan Yeremia Tanggu yang juga adalah mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi SBD merupakan figur yang dinilai mampu membawa Kabupaten SBD menuju perubahan kearah yang lebih baik.
Setidaknya itu yang disampaikan ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten SBD, Yohanes Ngongo di Kupang saat Rapimda Partai Hanura.

Saat ini Paket RAKYAT diusung oleh Partai Hanura yang memiliki Tiga Kursi dan Partai Amanat Nasional (PAN) yang memiliki Empat Kursi di DPRD SBD. Menurut Yohanes Ngongo ini akan menjadi garda terdepan bagi kabupaten SBD. “Untuk itu seluruh kader dan simpatisan Partai Hanura siap bekerja memenangkan Paket RAKYAT,” tegas Yohanes Ngongo.
Bagi Hanura khususnya dan seluruh masyarakat SBD, Kedua figur pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati SBD yang merupakan mantan birokrasi dianggap mampu dan memahami apa yang menjadi keinginan masyarakat SBD. “Untuk itu SBD butuh kedua figur tersebut untuk SBD yang lebih baik,” kata Ngongo.
Penulis Andi Sulabessy















