Kupangmetro.com – Cherilia Fernandez Lamuri, gadis asal Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur yang berhasil menjuarai pemilihan Bintang Radio tingkat Nasional tahun 2022 mengungkapkan keberhasilannya menjuarai pemilihan Bintang Radio tingkat Nasional di Jakarta karena atas berkat Doa dan dukungan semua pihak dan juga berkat campur tangan Tuhan.
“Apa yang saya raih saat ini adalah berkat doa dan dukungan semua pihak sehingga saya bisa menjuarai pemilihan Bintang Radio ditingkat nasional,” ungkapnya kepada awak media di Kupang, Selasa (29/11/2022).
Gadis 17 Tahun yang saat ini masih menjalani pendidikan dibangku SMA Tunas Glorya Kota Kupang ini juga mengungkapkan keberhasilannya tidak terlepas dari ketekunannya berlatih olah vokal yang dibimbing Dedi Bartel sebagai pelatih di Sanggar Sari Sandu tempatnya berlatih.
“Bakat menyanyi yang dimiliki Cherilia sebenarnya sudah ada sejak dirinya masih berusia Empat Tahun ketika dia diajak untuk berlatih vokal di Sanggar tempat dia berlatih sampai saat ini,” ungkap Leo Andre Fernandez Lamuri atau yang biasa disapa Jovi, ayah Cherilia.
Menurut Jovi, bakat menyanyi yang dimiliki Cherilia sebenarnya juga berasal dari Lorita Fernandez Lamuri Koreh, Ibunya yang juga aktif menyanyi di Gereja. “Cherilia juga seringkali ikut ibunya menyanyi di Gereja,” ungkap Jovi.
Dengan keberhasilan yang diraih Cherilia pada pemilihan Bintang Radio ditingkat Nasional tahun 2022 ini, sebagai orang tua dirinya merasa bangga karena dari sekian banyak peserta yang berasal dari seluruh perwakilan RRI di Indonesia, Cherilia berhasil lolos dan mendapat juara Satu ditingkat Nasional. “Juara itu bonus. Dan sebagai pelajar, Cherilia harus tetap belajar dan berlatih,” ungkapnya.
Dengan prestasi gemilang yang berhasil diraih Cherilia, sebagai orang tua dirinya berharap Cherilia dapat berbagi pengalaman dengan teman-temannya di sanggar tempatnya berlatih maupun dimana saja dia berada. Selain itu dia juga tetap berharap kepada pemerintah agar tetap mendukung potensi yang dimiliki anak-anak NTT.
Sementara pelatih vokal Cherilia, Dedi Bartel mengungkapkan, Cherilia mulai berlatih olah vokal sejak usia 4 tahun di Sanggar Sari Sandu yang dibentuk pada tahun 2009. Menurut Seniman Senior asal Kupang yang terkenal dengan lagu “Dari Tarus Sampai Oeba Jalan Kaki” ini mengungkapkan, Cherilia juga pernah latihan olah vokal di rumah musik Siloam asuhan Adriana Buna Kalla pada tahun 2018 lalu karena dirinya sedang berada diluar Kota Kupang. “Setelah itu Cherilia kembali latihan di Sanggar Sari Sandu hingga saat ini,” ungkap Bartel.
Sebagai pembimbing vokal, Bartel melihat kemampuan yang dimiliki Cherilia yakni Cherilia mempunyai karakter musik yang kuat yang jarang dimiliki banyak. “Itu merupakan kelebihan yang ada pada seorang Cherilia yang jarang dimiliki orang dalam dunia tarik suara,” jelasnya.
Sebagai pembimbing vokalnya Cherilia, Dedi Bartel juga mengapresiasi dukungan pemerintah provinsi NTT dan Radio Republik Indonesia (RRI) sebagai pihak penyelenggara, serta bunda Juliet Laiskodat yang turut memberi dukungan sehingga Cherilia dapat lolos ketingkat Nasional dan berhasil menjuarai ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh RRI.
“Saya merasa bangga dan bahagia karena walau baru pertama kali ikut ajang kompetensi ini namun Cherilia mampu menunjukan kemampuannya sehingga dia dapat lolos ketingkat Nasional dan berhasil meraih Juara Satu Bintang Radio,” ungkapnya bangga.
Cherilia merupakan wanita pertama dari Provinsi NTT yang berhasil menyabet juara Satu Bintang Radio Tingkat Nasional tahun 2022 yang digelar di Auditorium RRI Abdul Rahman Saleh di Jakarta pada 26 November 2022 yang diikuti 10 finalis yang terdiri dari 5 finalis kategori Pria dan 5 finalis kategori wanita yang berasal dari utusan RRI dari berbagai daerah. (Dayat)















