Kupangmetro — Setelah diluncurkan aplikasi SiRonda atau Sistem Informasi Pengelolaan Sumber Daya Air Dinas PUPR Kota Kupang oleh Penjabat Walikota Kupang, Fahren Funay pada Jumad 2 Agustus 2024, Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kota Kupang, Micky Natun langsung turun melakukan sosialisasi.
Sosialisasi awal dilakukan di Kantor Lurah Oebufu yang dihadiri Lurah Oebufu Zet Batmalo, Sekertaris Lurah Mario Meze, Ketua LPM Jeheskiel Lo, Ketua RT 42, Sefnat Baksuni, serta Babinsa Sersan Dua Fazriel dan Bhabinkamtibmas Aipda Nusri Klakik.
Kabid SDA Dinas PUPR Kota Kupang, Micky Natun menjelaskan, aplikasi SiRonda merupakan sebuah aplikasi berbasis digital yang dapat diakses melalui Handphone yang bisa langsung digunakan tanpa harus menginstal sehingga tidak membebani HP masyarakat.

Aplikasi SiRonda menurut Natun, sangat membantu warga dalam membuat laporan atau pengaduan terkait irigasi, embung, tembok penahan, bendungan atau infrastruktur lainnya yang berhubungan dengan Sumber Daya Air.
“Aplikasi SiRonda dapat diakses melalui web SiRondapuprkotakupang.id tanpa harus menginstal di hp kita,” jelas Micky Natun dihadapan Lurah Oebufu beserta perangkat, Jumad (2/8/2024) di Kantor Lurah Oebufu.
Dalam aplikasi SiRondapuprkotakupang.id tersebut lanjut Natun, warga dapat menyampaikan laporan atau pengaduan tanpa harus mendatangi Kantor atau bersurat, tetapi hanya cukup dengan mengisi laporan dan menyertakan foto yang menjadi objek pengaduan serta nama dan identitas pelapor/pengadu.
“Aplikasi SiRonda dirancang dengan menggunakan sistem IT moderen sehingga dari foto objek yang dikirim, petugas kami langsung mengetahui posisi atau letak objek,” ungkap Natun.
Aplikasi SiRonda kata Natun selanjutnya akan diadopsi oleh instansi lain sehingga pelayanan kepada masyarakat benar-benar menyentuh langsung.

Menanggapi sistem pelayanan cepat yang diluncurkan Bidang SDA Dinas PUPR Kota Kupang melalui aplikasi SiRonda, Lurah Oebufu, Zet Batmalo menyatakan apresiasinya dan menyebut aplikasi web SiRonda merupakan aplikasi yang tepat dan cepat bagi pelayanan masyarakat.
“Kelurahan Oebufu sangat rentan terhadap longsor sehingga dengan aplikasi ini laporan masyarakat langsung mendapat respon dan langsung ditindaklanjuti,” ungkap Zet.
Senada dengan Lurah Oebufu, Ketua LPM Kelurahan Oebufu Jeheskiel Lo mengatakan, aplikasi SiRonda sangat membantu masyarakat terutama menyangkut waktu dan biaya.
“Kami tidak perlu membuang waktu dan biaya pergi ke Kantor Dinas PUPR untuk mengadu atau melapor terkait kendala yang berhungan dengan infrastruktur, khususnya menyangkut Sumber Daya Air. Ini sangat membantu kami warga Kota Kupang,” ungkap Jeheskiel Lo.
Penulis Andi Ilham Sulabessy















