Sarai, kupangmetro.com- Dalam rangka menanamkan 4 Pilar MPR RI yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai dasar dan pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia, Anggota MPR RI dari Partai Nasdem – Viktor Bungtilu Laiskodat menggelar sosialisasi kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur.
Pada Senin 30 Juni 2025, sosialisasi 4 Pilar MPR RI oleh Viktor Bungtilu Laiskodat dilangsungkan di Desa Raemadia, dan disampaikan oleh Kabid Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sarai – Patrisius Boro, S. Pd..
Hadir dalam sosialisasi, Kasat Pol PP Kabupaten Sarai, Camat Sabu Barat, Ketua Majelis Jemaat Gereja Ruba Deo Leomadamu – Pdt. Marselina Wadu, S. Th., dan seluruh masyarakat Desa Raemadia.
Patrisius Boro mengatakan, Pancasila sebagai dasar negara telah menjadi pedoman utama dalam mengatur penyelenggaraan negara dan landasan bagi seluruh aspek kehidupan untuk seluruh warga negara Indonesia.
“Pancasila sebagai ideologi negara dapat dimaknai sebagai sistem kehidupan nasional yang meliputi aspek etika dan moral, politik,ekonomi, sosial budaya serta pertahanan keamanan, dalam rangka pencapaian cita-cita dan tujuan bangsa,” katanya.
Dikatakan, dalam naskah pembukaan UUD 1945 sudah tertera kesepakatan final, sah dan mengikat bagi seluruh rakyat dan bangsa Indonesia sejak disahkan tanggal 18 Agustus 1945, yakni Pancasila adalah dasar negara. Untuk itu, hal-hal yang berkaitan dengan kandungan Pancasila harus disosialisasikan.
Sebelumnya, Sekda Kabupaten Sarai – Septenius Bule Logo, S.H., M. Si. dalam sambutannya saat membuka kegiatan, mengatakan, 4 Pilar MPR RI merupakan hal penting sebab menjadi dasar dan pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia termasuk bagi warga Desa Raemadia.
Menurutnya MPR RI sebagai lembaga perwakilan rakyat Indonesia dengan salah satu fungsi yakni menetapkan kebijakan-kebijakan penting yang diamanatkan oleh rakyat, telah bekerja dengan sangat baik.
Septenius Bule Logo menjelaskan, 4 Pilar MPR RI ibarat tiang induk suatu bangunan sehingga haruslah kokoh agar bangunannya kuat dan bertahan dalam menghadapi beragam tantangan. Dirinya menilai ke 4 Pilar merupakan falsafah hidup masyarakat Indonesia yang terdiri dari beragam suku, agama, ras dan antar golongan yang harus dipegang teguh.
“Untuk itu Pemerintah Kabupaten Sarai sangat berterima kasih kepada MPR RI atas program sosialisasi 4 Pilar ini. Saya juga berterima kasih secara khusus untuk Dr. Viktor Bungtilu Laiskodat.SH., M. Si. dari Fraksi Partai Nasdem yang telah ikut memprakarsai program sosialisasi ini,” ungkapnya. (*/YSG)















