• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Kupang Metro
Advertisement
  • Beranda
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Advertorial
  • Opini
  • Profil
  • Seputar NTT
  • More
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Nasional
    • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Advertorial
  • Opini
  • Profil
  • Seputar NTT
  • More
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Nasional
    • Internasional
No Result
View All Result
Kupang Metro
No Result
View All Result
Home Hukrim

Awalnya Sengketa Domba, Warga Rote Ndao Akhirnya Tewas Di Bacok Parang

Admin by Admin
18 April 2026
in Hukrim
0
Awalnya Sengketa Domba, Warga Rote Ndao Akhirnya Tewas Di Bacok Parang
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sabu Raijua,- Kupangmetro.com – 18 – April 2026 – Hati masyarakat Kabupaten Rote Ndao kembali diguncang peristiwa memilukan. Sebuah perselisihan sepele soal hewan ternak berubah menjadi mimpi buruk yang merenggut nyawa seorang pria berinisial AM (54).

 

Korban, warga RT 010 RW 005 Dusun Ombalain, Desa Dalekesa, Kecamatan Rote Barat Daya ini, ditemukan tewas mengenaskan dengan luka bacok di area persawahan Kukafu, pada Jumat sore (17/04/2026).

 

Kejadian naas ini dibenarkan langsung oleh Kapolsek Rote Barat Daya, IPDA Subur Gunawan, S.H. Menurut keterangannya, insiden bermula ketika terduga pelaku berinisial J.A (63), warga Dusun Sunsha, Desa Dalekesa, pergi ke sawah untuk mengecek domba miliknya.

 

Di lokasi, J.A bertemu dengan korban yang sedang membawa seekor domba. Pelaku mengenali hewan tersebut adalah miliknya dan langsung menanyakan hal itu kepada korban.

 

“Kenapa kau ambil saya punya domba,” ujar pelaku sebagaimana diungkapkan dalam pengakuannya.

 

Alih-alih memberikan penjelasan, reaksi korban justru di luar dugaan. A.M mengambil senjata tajam jenis parang dan langsung mengayunkannya ke arah J.A. Beruntung, pelaku berhasil menghindar dan memukul korban menggunakan sebatang kayu hingga korban terpaksa mundur dan melarikan diri meninggalkan domba tersebut.

 

Namun, emosi yang memuncak membuat pelaku tak mau diam. Ia terus mengejar korban hingga ke area pagar kompleks persawahan. Di sana, korban mencoba melawan kembali dengan parang, namun pelaku lebih sigap. Tangan korban dipukul hingga parang terlepas dari genggamannya.

 

Dalam situasi yang mencekam itu, pelaku mengambil alih parang tersebut. Dalam amarah yang tak terkendali, J.A menghujamkan senjata tajam itu ke tubuh korban sebanyak tiga kali.

 

Bacokan ganas itu tepat mengenai bagian vital, yakni kepala, leher, dan kaki korban. Darah mengucur deras, A.M tak berdaya dan menghembuskan nafas terakhir di lokasi kejadian. Sebuah akhir yang sangat menyedihkan dari sebuah masalah yang seharusnya bisa diselesaikan dengan kepala dingin.

 

Setelah perbuatan itu dilakukan, pelaku menyadari apa yang telah terjadi. Ia pun pergi ke kantor Kepala Desa Dalek Esa, Arianto Pandie, dan mengakui seluruh perbuatannya.

 

“Mendapat laporan itu, kami langsung menuju rumah kepala desa sekitar pukul 19.00 Wita dan langsung mengamankan J.A,” ungkap Kapolsek.

 

Peristiwa ini telah dilaporkan ke SPKT Polres Rote Ndao dengan Nomor Laporan Polisi: LP/B/71/IV/2026/SPKT/POLRES ROTE NDAO.

 

Meskipun pelaku sudah mengakui perbuatannya, pihak kepolisian tetap melakukan proses hukum yang transparan. Tim Sat Reskrim telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TPTKP) dan jenazah korban sudah dievakuasi ke RSUD Baa untuk visum et repertum guna mengetahui penyebab pasti kematian.

 

Saat ini, terduga pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Mapolres Rote Ndao untuk menjalani proses hukum selanjutnya.

 

“Motif dan hasil pengakuan pelaku tidak menghentikan upaya Polri untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut demi kejelasan hukum,” tegas IPDA Subur.

 

Kepada seluruh masyarakat, Polsek Rote Barat Daya memohon agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak jelas sumbernya.

 

“Biarkan Polri bekerja sesuai SOP. Kami juga membutuhkan dukungan masyarakat untuk menjaga keamanan. Jika terdapat potensi tindak pidana, segera berkoordinasi dengan kami,” pungkasnya.

 

Semoga tragedi ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua, bahwa emosi sesaat hanya akan membawa penyesalan seumur hidup dan duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan , Tutup IPDA Subur 

*(Rinto)

Previous Post

Rekonstruksi Kasus Pembunuh4n di Sabu Raijua Berjalan Tertib

Admin

Admin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 42.2k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gunakan Dana Pribadi Untuk Perbaikan Jalan Rusak, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang Beri Apresiasi Kepada Yafet Horo

Gunakan Dana Pribadi Untuk Perbaikan Jalan Rusak, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang Beri Apresiasi Kepada Yafet Horo

10 April 2025
Kepala SMPN 8 Kota Kupang Usir Siswa Peserta Ujian Nasional

Kepala SMPN 8 Kota Kupang Usir Siswa Peserta Ujian Nasional

6 Mei 2025
Ini Jenis-Jenis Pelatihan Yang di Buka BLK NTT Tahun 2021

Ini Jenis-Jenis Pelatihan Yang di Buka BLK NTT Tahun 2021

12 Februari 2021
Erwin Ga Masih Ketua PMI Kota Kupang Yang Sah Periode 2024-2029

Pengurus PMI Provinsi NTT Tegaskan Ketua PMI Kota Kupang Yang Sah Adalah Erwin Gah

22 Mei 2025
Ketua Umum DPP PPP romahurmuziy tengah

Strategi PPP Menangkan Duet Ganjar dan Gus Yasin

0
Ketua umum partai garuda ahmad ridha sabana

Ini Dia Hubungan Partai Garuda dengan Gerindra

0
Gubernur dki jakarta anies baswedan

Rawa Terate Rutin Banjir, Anies Bakal Cek Pabrik Sekitar

0
Ketua nu jatim hasan mutawakkil alallah di masjid-al akbar surabaya

NU Minta Pesantren Tak Terprovokasi Teror Orang Gila

0
Awalnya Sengketa Domba, Warga Rote Ndao Akhirnya Tewas Di Bacok Parang

Awalnya Sengketa Domba, Warga Rote Ndao Akhirnya Tewas Di Bacok Parang

18 April 2026
Rekonstruksi Kasus Pembunuh4n di Sabu Raijua Berjalan Tertib

Rekonstruksi Kasus Pembunuh4n di Sabu Raijua Berjalan Tertib

15 April 2026
Pelatihan Legalitas bagi Penganut Kepercayaan dan Masyarakat Adat di Sabu Raijua

Kegiatan pelatihan para legal bagi penganut kepercayaan dan masyarakat Adat 

14 April 2026
Meriahkan Tradisi, Lembaga Adat Menia Gelar Ritual Hole Bersamaan dengan Pelantikan Mone Ama Rai

Meriahkan Tradisi, Lembaga Adat Menia Gelar Ritual Hole Bersamaan dengan Pelantikan Mone Ama Rai

14 April 2026
Kupang Metro

Dapatkan informasi dan insight pilihan redaksi Kupang Metro - Berita & Informasi Terbaru

Follow Us

Browse by Category

  • Advertorial
  • Budaya
  • Business
  • Daerah
  • Ekbis
  • Food
  • Hukrim
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politics
  • Profil
  • Review
  • Sabu Raijua
  • Science
  • Sejarah
  • Seputar NTT
  • Sports
  • Tech
  • Tidak Berkategori

Recent News

Awalnya Sengketa Domba, Warga Rote Ndao Akhirnya Tewas Di Bacok Parang

Awalnya Sengketa Domba, Warga Rote Ndao Akhirnya Tewas Di Bacok Parang

18 April 2026
Rekonstruksi Kasus Pembunuh4n di Sabu Raijua Berjalan Tertib

Rekonstruksi Kasus Pembunuh4n di Sabu Raijua Berjalan Tertib

15 April 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2025 KupangMetro - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Advertorial
  • Opini
  • Profil
  • Seputar NTT
  • More
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Nasional
    • Internasional

© 2025 KupangMetro - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.