Kupangmetro — Pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) VI Partai Amanat Nasional (PAN) Nusa Tenggara Timur yang dilaksanakan pada 26 April 2025 lalu sukses mengantarkan Ahmad Yohan kembali sebagai ketua DPW PAN NTT periode 2025-2030.
Keberhasilan pelaksanaan Muswil VI PAN NTT ini tentunya tidak terlepas dari pengurus dan kader PAN yang dikoordinir oleh Sekertaris PAN NTT Marthen Lenggu selaku Ketua Panitia Pelaksana Muswil.
Ketua Panitia Muswil VI PAN NTT, Marten Lenggu mengatakan, Muswil PAN NTT yang telah dilaksanakan pada beberapa waktu lalu juga memuat beberapa agenda penting yang harus diputuskan.
“Yang pertama adalah Penilaian terhadap laporan pertanggung jawaban kepengurusan priode yang lalu serta mendapat persetujuan dari semua DPD dan bahkan Ketua Umum pun juga memberikan apresiasi yang luar biasa terhadap kinerja kepengurusan yang lama”, ungkap Marten Lenggu.
Selain itu lanjut Marten Lenggu, dalam Muswil itu juga diangkat menyangkut solidaritas pengurus PAN dalam kerja politik sehingga untuk pertama kalinya PAN NTT menang bersama Partai koalisi untuk Pilgub di Nusa Tenggara Timur.
Lebih lanjut Ketua Panitia Pelaksana Muswil VI PAN NTT juga menjelaskan bahwa dalam pelaksanan Muswil itu juga disusun program kerja dan beberapa rekomendasi yang akan menjadi pedoman untuk menjalankan kerja-kerja organisasi Partai Amanat Nasional NTT.
“Namun yang paling penting dalam Muswil adalah memilih dan menetapkan ketua DPW PAN untuk periode 2025-2030. Dan dalam pemilihan itu secara aklamasi seluruh DPD memilih kembali Ahmad Yohan sebagai ketua DPW PAN NTT”, jelas Marten Lenggu.
Namun demikian lanjut Lenggu, dalam proses tersebut tidak berakhir sampai disitu saja karena masih ada proses selanjutnya yang menjadi tanggung jawab dan tugas ketua DPW PANÂ yang baru terpilih.
Sebagai Ketua DPW sekaligus juga sebagai Ketua Formatur, Ahmad Yohan akan bersama-sama dengan DPP untuk menyusun kepengurusan periode 2025-2030.
 “ini merupakan kewenangan Ketua DPW terpilih bersama DPP PAN dan tentu akan ada penilaian-penilaian khusus kepada kader-kader terbaik yang nantinya akan dipilih untuk mengisi formasi kepengurusan DPW PAN”, ungkap Lenggu.
Dia juga berharap dalam waktu yang tidak terlalu lama penyusunan kepengurusan DPW PAN untuk periode 2025-2030 akan segera diselesaikan untuk selanjutnya akan dilakukan pelantikan terhadap kepengurusan yang baru.
Ditambahkan pula sebelumnya Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan telah menyampaikan dalam pidatonya bahwa setelah kepengurusan selesai disusun, Ketum akan melantik kepengurusan yang telah disusun oleh ketua DPW PAN NTT terpilih bersama DPP PAN.
Sementara itu terkait dengan rencana pelantikan Pengurus DPW PAN NTT periode 2025-2030, Marten Lenggu menyebutkan semuanya tergantung dari Ketum karena pelantikan akan dilakukan langsung oleh Ketum.
“Jadwal pelantikan belum pasti karena mesti menunggu DPW lain yang saat ini masih sementara melakukan Muswil di daerah masing-masing”, kata Lenggu.
Sedangkan untuk Musyawarah Daerah (Musda) sampai saat ini belum terjadwal namun prosesnya sudah berjalan.
Marten Lenggu juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang turut serta dalam mensukseskan Muswil VI PAN NTT.
Â
(Andi Sulabessy)















