SABU – KUPANGMETRO.COM – 28/4/ 2026 -Penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait pemberian modal usaha kepada CV MZ terus digencarkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sabu Raijua. Hari ini, Selasa (28/4), penyidik memeriksa seorang mantan anggota DPRD  berinisial  HKU Sabu Raijua periode 2017 sebagai saksi untuk mengungkap seluruh alur proses persetujuan anggaran yang menjadi sumber dana dimaksud.
Â
Pemeriksaan berlangsung selama lebih dari dua jam, tepatnya pukul 09.00 hingga 11.20 WITA, di ruang pemeriksaan Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur. Saksi yang diperiksa berinisial HKU ini dimintai keterangan seputar dua fokus utama.
Â
Pertama, pengetahuannya mengenai proses pembahasan hingga penetapan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2017. Dalam dokumen anggaran tersebut tercantum alokasi modal usaha yang rencananya disalurkan kepada pihak ketiga untuk pengelolaan pabrik rumput laut, yang akhirnya menjadi titik awal penyidikan kasus ini.
Â
Kedua, saksi juga ditanya secara mendetail mengenai mekanisme dan alur pembahasan anggaran yang melibatkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama Badan Anggaran DPRD Kabupaten Sabu Raijua, mulai dari tahap perencanaan hingga disahkannya APBD Perubahan 2017 tersebut.
Â
Kepala Kejaksaan Negeri Sabu Raijua Corneles G.P.Heydemans.SH.MH melalui Kasie Pidana Khusus Kejari Sabu Raijua, S. Hendrik Tiip, menyampaikan informasi tersebut saat dikonfirmasi media ini.
Â
“Selain saksi yang sudah diperiksa hari ini, kami juga telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan anggota DPRD lainnya serta para pihak yang tergabung dalam Badan Anggaran periode yang sama. Surat panggilan akan segera disampaikan kepada yang bersangkutan,” ujar Hendrik.
Â
Ia menambahkan, langkah ini diambil agar penyidik mendapatkan gambaran yang utuh dan menyeluruh mengenai proses pengambilan keputusan, mulai dari tahap perencanaan di hulu hingga penetapan anggaran di tahap akhir. Hal ini penting untuk mengungkap fakta hukum apa adanya dalam kasus yang tengah diselidiki.
Â
Hingga berita ini diterbitkan, penyidikan masih berjalan dan tim penyidik terus mengumpulkan bukti serta keterangan dari berbagai pihak yang dianggap mengetahui peristiwa tersebut ” tutup HendrikÂ
*(Rinto)














