Kupangmetro — Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) saat ini terus melakukan pekerjaan berupa peningkatan ruas jalan di Kota Kupang.
“Saat ini proses pekerjaan masih sementara dikerjakan, yakni tersebar dibeberapa titik seperti di Kelurahan Nunleu, Kelurahan Kayu Putih, Kelurahan Liliba dan masih ada beberapa ruas jalan yang akan dikerjakan,” ungkap Kepala Dinas PUPR Kota Kupang, Maxi Dethan melalui Yohanes F. Puu, ST selaku PPK Jalan, Rabu (3/07/2025) di Kupang.
Untuk paket pekerjaan ruas jalan Anggrek sesuai kontrak, panjang jalan yang dikerjakan sekitar 1.110 Meter dengan menelan anggaran sebesar Rp 5, 3 Miliar lebih dengan lama waktu pekerjaan selama 150 hari kelender kerja atau sekitar 5 Bulan.
Sedangkan untuk paket pekerjaan ruas jalan Kejora, panjang jalan yang akan dikerjakan sekitar 500 meter dengan menelan anggaran sebesar Rp 3,2 Miliar dengan jangka waktu pelaksanaan selama 150 hari kalender atau sekitar 5 Bulan.
“Untuk kedua paket pekerjaan tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2024,” kata Yohanes Puu atau yang biasa disapa Jegz.
Saat ini katanya untuk ruas jalan Anggrek saat ini sudah memasuki tahap pencoran dengan konstruksi timbunan beton K 300 beton rangka bertulang dua lapis yang ditanam dengan dimensi jalan setebal 20 cm. Namun saat ini pekerjaan masih terkendala karena pekerja terpaksa harus menunggu hingga petani selesai panen.
“Yah…mau tidak mau pekerjaan yang melintasi area persawahan terpaksa dialihkan ke area lain karena harus menunggu hingga petani selesai panen baru bisa dikerjakan,” kata Jegz.
Sedangkan untuk pekerjaan ruas jalan Kejora, saat ini sedang dalam proses pengurukan sehingga diharapakan adanya pengertian dari masyarakat yang tinggal disekitar lokasi pekerjaan serta masyarakat pengguna jalan tersebut. “Masyarakat dihimbau untuk menggunakan jalan alternatif lain,” imbaunya.
Selain paket ruas jalan Anggrek dan Kejora yang masih sementara dalam proses pekerjaan, paket pekerjaan ruas jalan lainnya seperti di Kelurahan Nunleu khususnya di wilayah RT 14 RW 03 atau tepatnya dibelakang toko Sinar Bangunan sudah selesai dikerjakan, sementara untuk ruas jalan Nusa Bunga dalam wilayah RT 26 dan 28 Kelurahan Kayu Putih dan RT 40 Kelurahan Liliba serta jalan Petuk saat ini sebagian ruas jalan sudah selesai dikerjakan dan sebagian ruas jalan masih sementara dalam proses pekerjaan.
Untuk paket pekerjaan tersebut, menelan dana sebesar Rp. 2.314.736.000,00,- yang bersumber dari Dana Alokasi Umum Tahun 2024 yang mulai dikerjakan tanggal 12 Juni 2024 dengan waktu pekerjaan selama 150 hari kalender sesuai kontrak.
Selain itu paket pekerjaan ruas jalan lainnya yakni peningkatan jalan hotmix sepanjang 920 meter di jalan Oebon Kelurahan Sikumana dan pekerjaan lanjutan di Kelurahan Belo, tepatnya dibelakang Rumah Sakit Borromeus sepanjang 883 meter.
“Untuk pekerjaan ruas jalan di Kelurahan Sikumana dan Kelurahan Belo merupakan Satu Paket yang dikerjakan oleh CV Panca Konstruksi dengan nilai kontrak sebesar Rp 3. 799.990.000 dengan waktu pekerjaan selaman150 hari kelender,” jelas Jegz.
Menurut Jegz, pembangunan ruas jalan yang saat ini sedang dilakukan merupakan bukti kehadiran Pemerintah untuk menjawab kebutuhan masyarakat. “Peningkatan jalan pada intinya bermuara pada peningkatan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.
Diakuinya pula bahwa dalam setiap proses pelaksanaan pekerjaan sering mendapat protes dari masyarakat terkait penempatan material yang dirasakan menggangu aktifitas warga. Namun bagi pemerintah hal tersebut merupakan hal biasa yang sering didapati sehingga diminta pengertian baik dari warga yang merasa terganggu dengan adanya tumpukan material.
“Sebagai pemerintah tentunya membutuhkan support dari berbagai elemen termasuk masyarakat sehingga proses pembangunan tetap terlaksana dengan baik. Untuk itu dihimbau kepada semua elemen agar secara bersama-sama mendukung proses pembangunan, baik saat ini maupun yang akan datang,” ungkap Jegz.
Penulis : Andi Ilham Sulabessy















