MAUMERE, Kupangmetro.com – Bakal calon Wakil Gubernur NTT periode 2024-2029 Sebastian Salang yang berpasangan dengan Bakal Calon Gubernur Orias Petrus Moedak atau yang dikenal dengan sandi Politik Oase terus melakukan sosialisasi diri.
Setelah sebelumnya bakal calon Wakil Gubernur NTT ini telah melakukan serangkaian kunjungan keberbagai kelompok masyarakat yang ada di Maumere, Kabupaten Sikka.
Kali ini Sebastian Salang menyambangi kompok warga Boloowolon, Desa Kangae, Kecamatan Tanah Duen, Kabupaten Sikka, pada Sabtu, 18 Mei 2024.
Selama beberapa waktu berada di tengah warga Bolowolon, Sebastian Salang saling menyapa dan berbagi pengalaman sembari mendengarkan cerita dan keluh kesah warga setempat.
Kepada Sebastian Salang sebagai bakal calon Gubernur NTT, warga Bolowolong mengisahkan kesulitan ekonomi akibat didera berbagai faktor, terutama faktor iklim yang tak menentu yang mengakibatkan warga mengalami gagal panen.
Selain itu mereka juga mengeluhkan soal kesulitan finansial, terutama untuk membiayai pendidikan anak-anak mereka.
Kepada warga, Sebastian Salang tidak lupa menyampaikan terima kepada warga Bolowolon yang yang berkenan menyambut kedatangannya dengan penuh keramahan.
Dihadapan warga, Sebastian Salang membagi cerita mengenai keikutsertaannya di ajang pemilihan gubernur dan wakil gubrenur NTT pada 27 November 2024 mendatang.
Sebastian Salang yang juga merupakan politisi Partai Golkar ini menuturkan bahwa dirinya berkenalan dengan Orias Moedak (Bakal calon gubernur NTT) pada beberapa tahun yang lalu, ketika Orias Moedak masih menjabat sebagai Direktur pada salah satu BUMN.
Kala itu lanjut Sebastian, terjadi kericuhan di ruang rapat gedung DPR RI yang mana salah satu anggota Dewan yang terhormat salah paham dengan laporan Orias Moedak sehingga berujung pada pengusiran Orias Moedak dari ruang rapat.
Setelah kejadian itu, lanjut Sebas ia lalu menelusuri profil Orias Moedak. “Ternyata, Pak Orias itu putra asli NTT. Dia orang hebat dan orang baik serta bersih,” ujarnya.
Selanjutnya, setelah saling mengenal, Orias Moedak lalu mengajaknya untuk pulang ke NTT untuk mengabdi daerah asal.
“Singkat cerita, saya pun menerima ajakan itu dengan senang hari, dan siap menjadi pendampingnya di Pilkada Provinsi NTT 2024,” dia mengisahkan.
Dalam pandangan Sebastian Salang, ternyata Orias Moedak dan dirinya memiliki visi dan misi yang sama terhadap NTT.
”Sebetulnya, setelah mempelajari situasi NTT belakangan ini, kami merasa sangat prihatin dengan NTT . Provinsi ini semakin terpuruk karena berbagai kasus, terutama kasus korupsi. Oleh karena itu kami bertekad untuk ikut berkompetisi dalam Pilkada Porvinsi NTT 2024 ini. Dan, apabila rakyat NTT memberi kepercayaan untuk memimpin NTT periode 2024-2029, kami ingin menuntaskan berbagai masalah, terutama masalah korupsi, agar NTT bisa bangkit dan keluar dari krisis keuangan,” paparnya.
Beni, salah seorang warga Bolowolon menuturkan, selama ini belum pernah ada calon pemim1pin yang bersedia mengunjungi Bolowolon dan mendengarkan keluh kesah warganya.“Terima kasih pak Sebas karena sudah datang ke tempat kami. Kami mendukung dan mendoakan niat baik Pak Sebas bersama Pak Orias. Semoga bisa menjadikan NTT sukses dan NTT Sejahtera sesuai visi misi dan bisa kembali mengunjungi kami,” ujarnya. (***/andi)















