• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Kupang Metro
Advertisement
  • Beranda
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Advertorial
  • Opini
  • Profil
  • Seputar NTT
  • More
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Nasional
    • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Advertorial
  • Opini
  • Profil
  • Seputar NTT
  • More
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Nasional
    • Internasional
No Result
View All Result
Kupang Metro
No Result
View All Result
Home Nasional

Areal Persawahan Milik Petani Indonesia Di DAS Perbatasan RI-RDTL ‘Hilang’, Paul Liyanto Siap Suarakan Ke Pempus

Admin by Admin
in Nasional
0
Areal Persawahan Milik Petani Indonesia Di DAS Perbatasan RI-RDTL ‘Hilang’, Paul Liyanto Siap Suarakan Ke Pempus
0
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kupangmetro — Sejak Provinsi Timor Timur berpisah dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada 1999 lalu dan menjadi negara sendiri, sampai saat ini Pemerintah Indonesia belum sepenuhnya memperhatikan wilayah perbatasan terutama yang bersingungan langsung Daerah Aliran Sungai (DAS) Perbatasan.

Akibatnya banyak areal persawahan milik petani Indonesia yang berada di DAS mengalami kerugian akibat tergerus erosi apalagi disaat musim hujan. Keadaan ini semakin memperburuk kondisi ketahanan pangan masyarakat petani di daerah perbatasan RI – RDTL seperti di Kabupaten Belu, Malaka, Timor Tengah Utara, dan juga Kabupaten Kupang

Berdasarkan riset yang dilakukan tim dari Universitas Nusa Cendana terkait Daerah Aliran Sungai (DAS) Perbatasan antara RI – RDTL, terkuak bahwa dari sekian wilayah perbatasan yang ada di daratan Timor khususnya di wilayah Timor Barat, yang mencakup wilayah Kabupaten Belu, Malaka, TTU dan Kabupaten Kupang, tercatat sedikitnya ada 8 DAS perbatasan.

Dari 8 DAS perbatasan yang ada, tim peneliti Undana mengambil 2 DAS perbatasan yang dijadikan pilot project dengan objek penelitian menyangkut aspek lingkungan beserta data-datanya, dan aspek kesejahteraan masyarakat di wilayah DAS perbatasan.

Menurut perhitungan tim riset dari Undana, tercatat sekitar 40 hektare areal persawahan milik petani Indonesia yang berada di wilayah DAS perbatasan hilang akibat erosi karena tidak dipasang bronjong. Hal ini berbanding terbalik dengan DAS yang menjadi bagian Negara Timor Leste yang telah dipasang bronjong. (Bronjong/gabion adalah konstruksi anyaman kawat baja berlapis galvanis berbentuk kotak/balok yang diisi batu-batu berukuran besar, berfungsi sebagai dinding penahan tanah, mencegah erosi/longsor di tebing atau tepi sungai,red)

Ke-8 DAS lintas negara yang berada di wilayah Timor-NTT dengan Timor Lese yakni 1. DAS Noel Sulfin (sebelumnya DAS Noemina/Noelbesi); 2. DAS Ekat Tono; 3. DAS Leloboko (sebelumnya DAS Noel Meto); 4. DAS Bikuba Hau-Oefotis; 5. DAS Talau Loes; 6. DAS Tafara; 7. DAS Masin (DAS Motamasin); 8. DAS Babulu

Menanggapi keadaan tersebut, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Nusa Tenggara Timur, Abraham Paul Liyanto menegaskan akan membawa persoalan tersebut ke sidang DPD RI dan meminta perhatian serius dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian terkait.

“Prinsipnya Saya siap untuk menjembatani sehingga harus disuarakan di Pusat melalui Kementerian terkait agar dapat selesaikan,” ungkap Paul Liyanto di Kupang, Kamis (7/5/2026).

Untuk itu lanjut Paul Liyanto, pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan para Bupati guna mengetahui apa yang menjadi usulan Pemerintah setempat guna mengantisipasi semakin melebarnya erosi yang terjadi pada DAS Perbatasan di masing-masing Kabupaten.

“Kami ini kan hanya jembatan yang menyuarakan masalah di daerah ke pusat, sebaliknya mengkritisi Pusat terkait Undang-Undang yang dikaluarkan harus bisa menguntungkan masyarakat,” ungkapnya.

 

 

(Andi Ilham Sulabessy)

Tags: #beritantt#dpdri#kemenluri#kupangmetro
Previous Post

Paul Liyanto Sebut Pembangunan Daerah Harus Direncanakan Mulai Dari Desa/Kelurahan

Next Post

Jaksa Dakwa Korupsi Garam Curah Sabu Raijua, Negara Rugi Rp1,3 M

Admin

Admin

Next Post
Jaksa Dakwa Korupsi Garam Curah Sabu Raijua, Negara Rugi Rp1,3 M

Jaksa Dakwa Korupsi Garam Curah Sabu Raijua, Negara Rugi Rp1,3 M

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 42.2k Followers
  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gunakan Dana Pribadi Untuk Perbaikan Jalan Rusak, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang Beri Apresiasi Kepada Yafet Horo

Gunakan Dana Pribadi Untuk Perbaikan Jalan Rusak, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang Beri Apresiasi Kepada Yafet Horo

Kepala SMPN 8 Kota Kupang Usir Siswa Peserta Ujian Nasional

Kepala SMPN 8 Kota Kupang Usir Siswa Peserta Ujian Nasional

Ini Jenis-Jenis Pelatihan Yang di Buka BLK NTT Tahun 2021

Ini Jenis-Jenis Pelatihan Yang di Buka BLK NTT Tahun 2021

Erwin Ga Masih Ketua PMI Kota Kupang Yang Sah Periode 2024-2029

Pengurus PMI Provinsi NTT Tegaskan Ketua PMI Kota Kupang Yang Sah Adalah Erwin Gah

Ketua Umum DPP PPP romahurmuziy tengah

Strategi PPP Menangkan Duet Ganjar dan Gus Yasin

0
Ketua umum partai garuda ahmad ridha sabana

Ini Dia Hubungan Partai Garuda dengan Gerindra

0
Gubernur dki jakarta anies baswedan

Rawa Terate Rutin Banjir, Anies Bakal Cek Pabrik Sekitar

0
Ketua nu jatim hasan mutawakkil alallah di masjid-al akbar surabaya

NU Minta Pesantren Tak Terprovokasi Teror Orang Gila

0
Kejari Sabu Raijua Selidiki Dugaan Korupsi Dana BOS SMPN 1 Raijua

Kejari Sabu Raijua Selidiki Dugaan Korupsi Dana BOS SMPN 1 Raijua

Kelompok Rentan Tetap Mendapat Pelayanan Kesehatan Yang Dibutuhkan

Kelompok Rentan Tetap Mendapat Pelayanan Kesehatan Yang Dibutuhkan

HIV Di Kota Kupang Capai 3.062 Kasus

HIV Di Kota Kupang Capai 3.062 Kasus

AKP MISBAR, S.H. RESMI DIKUKUHKAN SEBAGAI KABAG LOGISTIK POLRES SABU RAIJUA   

AKP MISBAR, S.H. RESMI DIKUKUHKAN SEBAGAI KABAG LOGISTIK POLRES SABU RAIJUA  

Kupang Metro

Dapatkan informasi dan insight pilihan redaksi Kupang Metro - Berita & Informasi Terbaru

Follow Us

Browse by Category

  • Advertorial
  • Budaya
  • Business
  • Daerah
  • Ekbis
  • Food
  • Hukrim
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kota Kupang
  • Lifestyle
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politics
  • Profil
  • Review
  • Sabu Raijua
  • Science
  • Sejarah
  • Seputar NTT
  • Sports
  • Tech
  • Tidak Berkategori

Recent News

Kejari Sabu Raijua Selidiki Dugaan Korupsi Dana BOS SMPN 1 Raijua

Kejari Sabu Raijua Selidiki Dugaan Korupsi Dana BOS SMPN 1 Raijua

Kelompok Rentan Tetap Mendapat Pelayanan Kesehatan Yang Dibutuhkan

Kelompok Rentan Tetap Mendapat Pelayanan Kesehatan Yang Dibutuhkan

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2025 KupangMetro - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Advertorial
  • Opini
  • Profil
  • Seputar NTT
  • More
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Nasional
    • Internasional

© 2025 KupangMetro - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.