Kupangmetro — Sebagai bentuk upaya pelestarian warisan budaya di Kota Kupang, sebanyak 12 papan plang pengenal Situs Budaya telah diserahkan ke Pemerintah Kota Kupang.
Penyerahan plang tanda situs budaya tersebut telah diserahkan oleh pihak ketiga penyedia barang kepada Pemerintah Kota Kupang melalui Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang pada beberapa waktu lalu di Kantir Dinas setempat.
“Ini sebagai bentuk kontribusi terhadap pelestarian nilai-nilai budaya dan sejarah lokal yang ada di Kita Kupang”, kata Anang selaku penyedia barang di Kupang.
Papan Plang yang telah diserahkan diharapkan agar dipasang di masing-masing lokasi situs budaya yang telah teridentifikasi sebagai peninggalan bersejarah dan aset penting milik negara maupun daerah.
“Kami berharap plang-plang ini bisa segera digunakan di lokasi situs budaya. Fungsinya bukan hanya sebagai tanda pengenal, tapi juga sebagai bentuk penghargaan terhadap warisan budaya dan pengingat bagi masyarakat akan pentingnya menjaga aset sejarah ini,” ujar Bapak Anang.
Papan tanda pengenal tersebut dirancang khusus untuk menunjukkan identitas, nilai, serta informasi singkat mengenai situs budaya yang ada di wilayah Kota Kupang.
Keberadaan plang ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran publik terhadap pentingnya perlindungan situs-situs bersejarah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang melalui Kepala Bidang Kebudayaan, Serlin Marlis Tiro mengatakan, keberadaan papan tanda pengenal tersebut merupakan bagian penting dari program pelestarian budaya daerah.
“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada pihak penyedia yang telah memberikan kontribusi bagi Pemerintah dan warga Kota Kupang karena dengan adanya plang atau atau papan pengenal situs budaya ini maka kita semua warga Kota Kupang lebih mengetahui sejarah bangsa ini”, ungkap Serlin.
Untuk itu lanjut Serlin, pihaknya mengajak seluruh masyarakat Kota Kupang untuk turut berperan aktif menjaga dan melestarikan situs budaya karena melestarikan budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.
Situs budaya katanya merupakan warisan yang sangat penting dan bernilai karena selain sebagai saksi sejarah, tapi juga identitas kita sebagai bangsa. “Mari kita jaga bersama-sama,” tegasnya.
(Andi Ilham Sulabessy)














