Kupangmetro — Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Timur Ayodhia Kalake menyebut Tingkat pertumbuhan ekonomi NTT pada Triwulan II Tahun 2024 mencapai 4,35 persen (Year on Year) . “Meskipun masih sedikit berada di bawah pertumbuhan nasional namun bila dibandingkan dengan triwulan sebelumnya ekonomi NTT mengalami pertumbuhan sebesar 7,35 persen,” ungkap Ayodhia Kalale saat pidato perayaan HUT ke 79 Kemerdekaan RI, Kamis (15/8/2024) di Kupang.
Menurut Ayodhia, Pertumbuhan ekonomi NTT berlangsung dalam inflasi yang dapat dikendalikan, dimana pada Juli 2024, inflasi 0 ,85 persen berada direntang sasaran inflasi 2,5 persen.
Hal tersebut diikuti dengan persentase kemiskinan yang menurun dari 19,96 persen tahun 2023 menjadi 19, 48 persen atau 1,13 juta orang pada Maret 2024, berkurang 0,48 persen atau 13,54 ribu orang.
Sementara itu, tingkat kemiskinan ekstrem pada tahun 2023 mencapai 3,93 persen atau menurun 2,63 persen dibandingkan pada tahun 2022.
Seiring dengan itu, lanjut Ayodhia, tingkat pemerataan pembangunan yang diukur dari indeks ratio yakni 0,325 di tahun 2023 menjadi 0,316 pada periode Maret 2024 dan lebih rendah dari rata-rata nasional 0,379.
“Melalui perayaan HUT kemerdekaan tahun 2024 ini, saya mengajak seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur untuk tetap menjaga semangat persaudaraan dan kerukunan yang merupakan modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan ke depannya. Mari kita tetap memelihara sikap optimis dan positif dalam membangun daerah yang kita cintai ini,” ajak Ayodhia.
Selain itu lanjutnya, pemerintah bersama masyarakat harus tetap fokus melawan musuh endemik yang sekian lama membelenggu, yaitu stunting, kemiskinan, dan keterbelakangan.
Pada Perayaan Peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2024 mengusung tema “Nusantara Baru Indonesia Maju”.
Penulis Andi Sulabessy
Sumber : Biro A.Pim Setda NTT















