Kupangmetro — Guna meningkatkan kualitas Sumber Daya wasit khususnya Cabang Olahraga Taekwondo di Nusa Tenggara Timur, Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) Nusa Tenggara Timur menggelar Diklat dan penyegaran wasit tingkat daerah.
Diklat dan penyegaran wasit yang diselenggarakan selama dua hari sejak tanggal 16-17 Desember 2023 di Aula Balai Guru Penggerak Provinsi NTT, diikuti oleh 63 orang peserta dengan rincian, refreshing/penyegaran wasit sebanyak 14 orang dan sisanya adalah Diklat bagi wasit baru yang berasal dari berbagai daerah seperti Kota Kupang, Kabupaten Ende, Sikka, Alor dan Belu.
Ketua Umum Pengprov TI Nusa Tenggara Timur, Fransisco Bessi menyebutkan, kegiatan Diklat dan Penyegaran bagi wasit Taekwondo dilakukan bertujuan untuk mengembangkan Taekwondo di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
“Kegiatan Diklat dan penyegaran yang digelar ini diikuti oleh 63 orang peserta yang berasal dari Kota/Kabupaten se NTT dengan tujuan untuk meningkatkan sumber daya para Taekwondowin NTT, serta untuk menghadapi berbagai turnamen baik ditingkat Daerah maupun Nasional”, ungkap Sabeumnin Fransisco Bessi.
Selain itu katanya, Diklat yang digelar oleh Pengprov TI Nusa Tenggara Timur bertujuan untuk pemantapan dalam rangka pelaksanakan Tournamen Taekwondo 2024 yang akan digelar di Kota Kupang-NTT sehingga dibutuhkan wasit yang profesional dalam memimpin jalannya pertandingan.
“Khusus di Nusa Tenggara Timur, jumlah wasit nasional untuk cabor Taekwondo masih kurang sehingga dengan diselenggarakannya Diklat ini diharapkan peserta bisa lolos ditingkat Daerah untuk selanjutnya bisa mendapatkan tiket ke level nasional”, ujar Sabeumnim Fransisco.
Sabaumnim Fransisco Besi yang merupakan pemegang Dan 4 Kukkiwon menegaskan, pihaknya akan terus mendorong wasit yang trlah dinyatakan lolos diklat ditingkat Daerah untuk mengikuti diklat wasit tingkat Nasional yang akan digelar pada 2024 mendatang
“Nantinya Pengprov TI Nusa Tenggara Timur akan mengirim semua peserta atau yang memenuhi syarat guna mengikuti Diklat Wasit tingkat Nasional karena dengan semakin banyak Wasit yang berkualitas dari NTT, maka tentunya akan membawa dampak positif bagi perkembangan Taekwondo NTT ke arah yang lebih baik”, ujar Sisco.
Sementara itu Sabeumnim Ferdinandus yang juga adalah Komisi Perwasitan Pengprov TI Nusa Tenggara Timur mengapresiasi pelaksanaan Diklat dan Penyegaran bagi Wasit Taekwondo yang diselenggarakan oleh Pengprov TI Nusa Tenggara Timur dibawah pimpinan Sabeumnim Fransisco Bessi.
“Saat ini jumlah wasit Taekwondo di Nusa Tenggara Timur masih kurang sehingga dengan adanya Diklat ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya wasit di Nusa Tenggara Timur, terutama dalam menghadapi kejuaraan-Kejuaraan ditingkat Daerah maupun tingkat Nasional”, ungkapnya.
Penulis : Andi Ilham Sulabessy















