Kupangmetro – Jelang Pelantikan Emanuel Melkiades Laka Lena dan Johanis Asadoma sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTT periode 2024-2029 mendapat apresiasi dari Ketua Badan Penyelenggara Harian (BPH) Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 NTT, DR. Semuel Haning.
Semuel Haning menyebut pasangan Melki Laka Lena dan Joni Asadoma merupakan sosok pemimpin yang dekat dengan masyarakat sehingga apa yang menjadi program kerja keduanya sebagai pemimpin daerah, kita sebagai masyarakat tentu mendukung.
“Saya mengajak semua lapisan masyarakat Nusa Tenggara Timur untuk mendukung program Gubernur dan Wakil Gubernur karena saya percaya program kerja mereka (Melki-Jhoni) sangat berpihak pada masyarakat,” ungkap Semuel Haning belum lama ini di kampus UPG 1945 Kupang.
Semuel Haning atau yang biasa disapa Paman Sam menyatakan keyakinannya bahwa Gubernur Melki Laka Lena dan Wakil Gubernur Jhoni Asadoma akan membawa perubahan besar bagi NTT dengan program-program yang berpihak pada masyarakat. “Program kerja yang mereka janjikan saat kampaye pasti akan dilaksanakan atau ditepati,” ungkap Paman Sam.
Dalam pandangan Paman Sam, Melki dan Jhoni adalah pemimpin yang punya energi luar biasa, punya komitmen tinggi untuk memajukan NTT. Untuk itu mereka tentunya butuh orang-orang yang bisa diajak bekerja sama, bukan yang justru menjadi penghambat.
Saat ini provinsi Nusa Tenggara Timur sedang giat-giatnya membangun disegala aspek sehingga yang dibutuhkan adalah ketulusan dan keiklasan dari seluruh warga Nusa Tenggara Timur untuk bersama-sama dengan Gubernur dan Wakil Gubernur bekerja membangun daerah.
Paman Sam juga mengingatkan kepada Gubernur dan Wakil Gubernr dalam menempatkan pejabat di Dinas dan Badan. Mereka yang nantinya dipilih oleh Gubernur dan Wakil Gubernur haruslah merupakan orang-orang yang profesional dibidang tugasnya sehingga Dinas atau Badan yang dipimpin dapat mendukung program kerja Gubernur dan Wakil Gubernur guna pembangunan NTT yang lebih baik.
“Menempatkan pejabat di Dinas atau Badan haruslah orang yang tepat serta punya komitmen yang sama dengan Gubernur dan Wakil Gubernur sehingga pembangunan NTT yang yang dicita-citakan bersama dapat terwujud. Bila tidak mau bekerjasama ganti !” ungkap Paman Sam.
Permintaan tersebut juga disampaikan Paman Sam bukan saja kepada Melki Laka Lena dan Jhoni Asadoma sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur, namun hal itu juga ditujukan kepada Walikota dan Wakil Walikota Kupang, Dr. Christian Widodo dan Serena Francis.
“Bila pejabat yang ditunjuk dan dipercaya untuk memimpin unit kerja seperti Dinas atau Badan namun tidak loyal dan tidak mau mendengar pemimpin, copot dan ganti. Jangan menjadi penghambat pembangunan di Kota Kupang, karena Kota Kupang adalah barometer Provinsi NTT,” ungkapnya. (Andi Ilham)















