Kupangmetro — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Nusa Tenggara Timur, Rabu, 29 Jabuari 2025 menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) ke IV di Kupang.
Mukerwil IV PKB NTT yang dibuka oleh Ketua Bidang Pengelolaan Organisasi Eksekutif dan Legislatif DPP PKB Abdul Halim Iskandar, didampingi Ketua DPW PKB NTT Aloysius Malo Ladi, Anggota Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irvani dan anggota Komisi III Abdullah, Ketua Dewan Syuro PKB NTT H. Ismail Dean.
Ketua DPW PKB NTT Aloysius Malo Ladi dalam sambutannya menegaskan, kegiatan sosialisasi hasil muktamar PKB Tahun 2024 serta Kebijakan DPP PKB dan Bimtek Sistem Informasi dan Pelaporan (Simpel) dan Sistem Manejemen dan monitoring struktur (SMS) PKB merupakan momentum yang sangat bermanfaat bagi kader PKB NTT.
Untuk itu diharapkan semua kader dan anggota DPR, baik itu DPRD Provinsi, Kabupaten dan Kota maupun pengurus wajib mengikuti Mukerwil ini.
“Bagi anggota DPRD yang tidak mengikuti Mukerwil ini terancam di PAW. Semua teman-teman Panitia wajib mendata teman-teman yang tidak hadir serta tidak ada yang boleh keluar atau izin”, tegas Alo Ladi.
Saat ini lanjut Alo Ladi, sistem manajemen pelaporan baik di partai maupun sistem manajemen pelaporan anggota legislatif yang ada di DPW PKB NTT belum sempurna sehingga PKB NTT masih meminta bimbingan, masukan dan pemahaman dari DPP,
“Berikan kami masukan hal-hal yang perlu kami benahi dan kami siapkan,” ungkap Alo Malo Ladi.
PKB NTT lanjut Alo tetap berupaya serta bersatu padu untuk memenangkan kursi legislatif, baik Pusat, Provinsi maupun Kabupaten dan Kota sebanyak-banyaknya.
“Pemilu 2029 kita jangan kehilangan muka di DPP dalam hal ini tidak boleh hilang kursi DPR RI baik Dapil 1 maupun Dapil 2. Selain itu kita juga harus tetap berjuang untuk meningkatkan kursi di DPRD provinsi dan kabupaten kota. Sedapat mungkin bisa meraih pimpinan-pimpinan yang ada di DPR,” tegas Alo. (Andi Sulabessy)














