Kupangmetro — Proyek peningkatan ruas jalan Anggrek sepanjang 1.110 meter yang dimulai pada Juni 2024 lalu, saat ini telah memasuki tahap pemasangan konstruksi beton.
Sebelumnya pekerjaan tersebut sempat terhenti beberapa waktu karena menunggu petani panen untuk memberikan akses jalan bagi petani dalam mengangkut hasil panen.
Berdasarkan pantauan media, ruas jalan yang melintasi areal persawahan dan selalu dilalui kendaraan bermuatan berat seperti mobil tanki air, kini konstruksi jalan tersebut akan dilapisi timbunan beton rangka bertulang dua setebal 20 cm dengan lebar Lima meter.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan, Dinas PUPR Kota Kupang, Yohanes Puu mengatakan, kontruksi jalan Anggrek yang saat ini sementara dalam proses pekerjaan nantinya akan dicor beton dengan menggunakan Konstruksi beton berlapis.
“Konstruksi beton yang digunakan untuk badan jalan tersebut menggunakan beton K 300 dengan ketebalan 20 cm dengan lebar Lima meter. Sedangkan untuk ruas bahu jalan selebar 0,5 meter,” jelas Yohanes Puu atau yang biasa disapa Jegz.
Selama masa pekerjaan, Jeqz mengharapkan adanya pengertian masyarakat karena selama dalam masa pekerjaan jalan tersebut untuk sementara tidak bisa dilalui sehingga dihimbau untuk memilih jalan alternatif lainnya.
Untuk diketahui, ruas jalan Anggrek yang saat ini dikerjakan sesuai kontrak yakni sekitar 1.110 Meter dengan menelan anggaran sebesar Rp 5, 3 Miliar lebih yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2024 dengan waktu pekerjaan selama 150 hari kelender kerja atau sekitar 5 Bulan.
Penulis Andi Ilham Sulabessy















