Kupangmetro — Sebagai salah satu bentuk upaya peningkatan kualitas pelayanan jemaat pada Gereja GMIT Jonathan Nubatonis Oehonis, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Jemaat GMIT Jonathan Nubatonis secara swadaya akan mengutus Dua orang pelayan guna melakukan Tour Rohani ke Negara Mesir, Israel dan Yordania.
Kedua pelayan yang akan melakukan Tour Rohani tersebut yakni Ketua Klasis Soe Timur Kabupaten TTS, Pdt.Yunius Yoram Bety, M.Th, dan Ketua Majelis Jemaat Lan Mane’at Lakat kabupaten TTS, Pdt. Sri Refalina Lalangpulin, S.Th.
Rencana pemberangkatan Pdt. Yunius Yoram Betty dan Pdt. Sri Refalina Lalangpulin untuk melakukan Tour Rohani ke Mesir, Israel dan Yordania akan dilaksanakan pada 9 Mei 2025 menuju Jakarta dan pada 11 Mei 2025 dari Jakarta langsung menuju Israel.
Pelepasan kedua pelayan tersebut telah dipakulan melalui ibadat pelepasan yang dilaksanakan di Gereja GMIT Jonathan Nubatonis Oehonis, Kabupaten TTS pada Minggu 4 Mei 2025.
Pendiri Gereja GMIT Jonathan Nubatonis Oehonis yang juga sebagai Penatua pada Gereja tersebut yakni Jonathan Nubatonis menjelaskan, pengutusan Kedua Pendeta untuk melakukan Tour Rohani ke Tiga Negara dimaksud adalah untuk memperdalam pengetahuan tentang perjalanan Yesus sesuai yang tertulis dalam isi Alkitab.
“Tour Rohani yang dilakukan Kedua pelayan adalah sebagai bentuk peningkatan kualitas pelayanan kepada Jemaat”, jelas Jonathan Nubatonis, Minggu (4/5/2025) dari Kota Soe melalui sambungan Telepon.
Sebagai Penatua yang kadang memimpin Kebaktian, Jonathan Nubatonis juga menjelaskan, selain program peningkatan kualitas pelayanan bagi pendeta, Gereja GMIT Jonathan Nubatonis juga mempunyai program Pemberdayaan Ekonomi bagi Jemaat.
“Pemberdayaan Ekonomi Jemaat dilakukan dengan cara jemaat diberi lahan seluas 1 Hektar untuk ditanami Jeruk. Dari hasil panen Jeruk inilah salah satunya membiayai Pendeta melakukan Tour Rohani”, tambah Nubatonis.
Saat ini Jemaat Gereja GMIT Jonathan Nubatonis Oehonis sedang menunggu hasil panen Jeruk yang ditanam diatas lahan milik Jonathan Nubatonis yang dipakai jemaat untuk pemberdayaan ekonomi.
Ketua Klasis Soe Timur, Pdt. Yunius Yoram Betty mengapresiasi upaya Jemaat Gereja GMIT Jonathan Nubatonis yang sangat peduli terhadap pelayanan, khususnya dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan pendeta bagi jemaat.
“Secara pribadi saya tidak menyangka akan berkunjung ke Tanah Suci dengan suport dari Jemaat. Sudah 20 Tahun melayani Jemaat, namun saat ini saya merasa sukacita yang sangat luar biasa”, ungkap Pdt. Yunius Yoram Betty.
Dia berharap suatu waktu Sinode GMIT juga memberi kesepatan kepada Pendeta-Pendeta yang melayani di pelosok Desa.
Â
(Andi Sulabessy)















