Catatan Redaksi
Kupangmetro — Hampir Setahun sudah dr. Christian Widodo bersama Serena Francis memimpin Kota Kupang pasca dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota pada 20 Pebruari 2025 periode 2025-2030.
Sejak dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang, kedua pemimpin ini mulai menunjukan kinerja yang benar-benar perpihak kepada masyarakat Kota Kupang sehingga mendapat penilaian positip dan apresiasi dari mayoritas warga Kota Kupang.
Berbagai aspek kinerja dilakukan demi kemasalahatan bersama sehingga tidak berlebihan jika penilaian positif dan apresiasi dari warga Kota Kupang diberikan kepada Wali Kota Christian Widodo bersama Wakil Wali Kota Serena Francis walau belum setahun memimpin Kota Kupang.
Dengan program pembangunan yang didasari Visi Misi yang berpihak pada masyarakat, Wali Kota dan Wakil Wali Kota mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sehingga mampu melampui target.
Apresiasi kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota tidak saja datang dari warga Kota Kupang, tetapi apresiasi terhadap kepemimpinan dr.Christian Widodo dan Serena Francis juga datang dari Pemerintah Pusat karena dinilai berhasil atas perencanaan pembangunan Kota Kupang yang dirancang Wali Kota bersama Wakil Wali Kota Kupang.
Kedua pemimpin Muda Kota Kupang ini juga mendapat penilaian terbaik terhadap kualitas pelayanan publik dari 22 Kabupaten Kota se Provinsi Nusa Tenggara Timur atas layanan kesehatan gratis bagi warga yang tidak tercover BPJS, kemudian terhadap perbaikan infrastruktur, reformasi birokrasi yang pelayanannya langsung turun ke masyarakat seperti Baronda dan Top Ranger, serta tata kelola pemerintahan yang bersih.
Itu semua tentunya tidak keluar dari Visi Misi yang diusung kedua pemimpin muda Kota Kupang.
Pencapaian kinerja yang ditunjukan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang ini berdasarkan hasil survey yang dilakukan Himpunan Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Nusa Cendana menunjukan 80 persen lebih masyarakat Kota Kupang merasa puas terhadap kinerja Pemerintah Kota Kupang di bawah kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang
Disisi lain Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga mencapai rekor atau melampui target sebesar 100,09 persen sejak Lima Tahun terakhir. Dibidang Pelayanan Publik juga menunjukan hasil yang sangat memuaskan yakni mendapat peringkat terbaik di Nusa Tenggara Timur dengan mengalahkan seluruh Kabupaten se NTT dan peringkat ke-62 secara Nasional dari 93 Kota melalui Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) yang dilakukan secara sistematis oleh Kementerian PANRB untuk mengukur indeks pelayanan publik, peningkatan kualitas layanan, dan memberikan penghargaan kepada unit kerja berprestasi. Evaluasi ini mencakup enam aspek: kebijakan pelayanan, profesionalisme SDM, sarana prasarana, sistem informasi, konsultasi/pengaduan, dan inovasi. .
Dibidang program dan inovasi, Wali Kota Kupang dinilai berhasil dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat melalui layanan kesehatan gratis untuk warga kurang mampu yang belum tercover BPJS. Sedangkan pada bidang infrastruktur, Wali Kota Kupang juga memberi perhatian pada perbaikan dan peningkatan sarana dan prasarana infrastruktur.
Reformasi birokrasi juga menjadi perhatian dengan menekankan pada disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui berbagai inovasi yang pelayanannya langsung turun ke masyarakat.
Pada setiap kesempatan Wali Kota Christian Widodo selalu menekankan pada semboyannya yakni “Memerintah adalah melayani”.
Dengan demikian secara keseluruhan, pada tahun pertama kepemimpinan Christian Widodo bersama Serena Francis menunjukkan tren positif dengan fokus pada pelayanan publik, infrastruktur, dan tata kelola pemerintahan yang baik. Artinya dengan tingkat kepercayaan yang tinggi dari masyarakat dinilai sebagai fondasi utama untuk mendorong percepatan pembangunan, inovasi kebijakan, dan transformasi pelayanan publik di Kota Kupang.
 Quo Vadis Kota Kupang
Meskipun capaian kinerja yang sangat baik dan mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, namun Pemerintah Kota Kupang dibawah kepemimpinan Christian Widodo dan Serena Francis masih juga harus menghadapi sejumlah tantangan:
Tantangan kedepan atau Empat Tahun mendatang selama masa pemerintahan kedua anak muda ini adalah bagaiamana mempertahankan serta meningkatkan standar pelayanan publik yang sudah berjalan dengan baik agar tidak stagnan atau berjalan di tempat.
Selain itu terkait anggaran, walaupun perencanaan juga mendapat apresiasi, namun realisasi belanja dibeberapa pos anggaran pada tahun 2025 sempat disorot oleh DPRD..
Disektor Infrastruktur dan Lingkungan, program ungulan seperti kebersihan dan pengelolaan sampah yang berkelanjutan, ketersediaan air bersih, dan perbaikan infrastruktur jalan juga perlu menjadi perhatian.
Namun begitu secara keseluruhan, dalam tahun pertama kepemimpinan Christian Widodo bersama Serena Francis, kedua pemimpin muda ini masih menunjukkan komitmen yang kuat menuju arah pembangunan Kota Kupang kedepan dengan berlandaskan Visi Misi dengan didukung tata kelola pemerintahan yang responsif dan akuntabel.
“Quo Vadis Kota Kupang” tentunya sangat bergantung pada konsistensi dalam pelaksanaan pemerintahan yang baik dan benar sesuai cita-cita luhur yang lahir dari kedua pemimpin Kota Kupang dengan mengeksekusi seluruh kegiatan pembangunan yang telah terprogram dengan menggandeng semua pihak.
Andi Iham Sulabessy















