Kupangmetro — Anggota Komisi V DPRD Provinsi NTT, Debora Lende mempertanyakan sistem penerimaan murid baru tingkat SMA/SMK yang diatur oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT terkait sitem pendaftaran secara online.
Menurur Debora Lende, sampai saat ini sistem pendaftaran secara online yang dipakai Dinas P dan K Provinsi dalam merekrut calon didik baru melalui akun khusus belum aktif.
Sehingga katanya ada sekolah-sekolah lain yang tersebar di Kabupaten – Kabupaten akan menggunakan sistem offline. “Ada sekolah-sekolah yang ada di NTT ini sistem penerimaan murid baru masih offline”, ungkap Debora saat Rapat Dengar Pendapat dengan Dinas P dan K Provinsi NTT dan Para Kepala SMA Negeri di ruang rapat Komisi V DPRD NTT, Selasa (10/6/2025).
Selain itu Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) asal Daerah Pemilihan Sumba ini juga mempertanyakan apakah Dinas P dan K Provinsi NTT dapat melakukan penyederhanaan terkait penerimaan calon murid baru tahun ajaran 2025/2026.
“Yang saya tanyakan, apakah ada penyederhanakan formulir pendaftaran sehingga calon siswa baru lebih mudah mendaftar”, ungkap Lende.

Dia juga mengusulkan ke Dinas P dan K Provinsi NTT agar kalau bisa tempat pendaftaran disediakan formulir untuk empat yang berbeda.
Dengan demikian katanya bila ada empat jalur pendaftaran maka akan memudahkan calon murid baru yang terkendala sistem jaringan online.
“Kan kalau empat jalur pendaftaran, mungkin harus ada empat formulir yang berbeda. Kalau online kan ada kemungkinan terganggu oleh jaringan atau sinyal”, ungkap Debora.
Kepada pihak Dinas P dan K Provinsi NTT, Debora juga mempertanyakan kesiapan dan peran Kantor Cabang Dinas dalam sistem pendaftraan calon murid baru yang menggunakan sistem online.
“Apakah sudah melakukan sosialisasi kepada warga terutama di Kecamatan-Kecamatan sampai Desa dalam mempersiapkan calon peserta didik baru”, ungkap Debora.
Menanggapi itu, Kepala Dinas P dan K Provinsi NTT, ambros Kodo mengaku bahwa sampai saat ini website yang akan digunakan belum diaktifkan oleh server.
Sementara terkait dengan empat sistem jalur tentunya akan disesuaikan dengan mekanisme.
Â
(Andi Sulabessy)















