Kupangmetro — Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena mengapresiasi PT Rote Karaginan Nusantara (RKN) yang dinilai telah banyak membantu masyarakat dan Pemerintah NTT karena sejak tahun 2017 hingga saat ini telah berhasil mengolah rumput laut menjadi bahan jadi.
“Saya senang karena ternyata Provinsi NTT sudah punya pabrik rumput laut yang berproduksi dan berkelas dunia internasional yang hasil produksinya telah dikirim ke luar negeri,” ungkap Gubernur Melki Laka Lena saat meninjau PT RKN yang terletak di Desa Tablolong, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Kamis (13/3/2025).
Menurut Laka Lena, PT RKN merupakan salah satu aset yang menunjukkan bahwa produksi yang dihasilkan dari pengolahan rumput laut menjadi tepung bisa menembus pasar dunia.
Selain mengolah rumput laut menjadi tepung, PT RKN juga akan memproduksi Biostimulan (Biostimulan adalah zat atau mikroorganisme yang digunakan untuk meningkatkan kualitas dan hasil panen. Biostimulan dapat diaplikasikan pada benih, tanaman, dan tanah, red)
Dengan diproduksinya Biostimulan oleh PT RKN kata Gubernur, maka akan ada lagi satu jenis hilirisasi dari rumput laut yang mempunyai nilai tambah dan akan menjadi yang pertama di dunia industri tanah air yang berasal dari rumput laut karena rumput laut bisa digunakan juga untuk pupuk.
“Dengan biostimulan dipastikan akan menambah produkfitas pertanian karena dengan biostimulan akan menekan penggunaan Pestisida”, jelas laka Lena.
Dengan Biostimulan kata Gubernur, akan membuat tanah atau lahan yang dipakai dengan produk biostimulan dapat dipakai menanam berulang-ulang hingga bisa diregenerasikan kembali ke generasi berikut.
Untuk itu Gubernur Melki Laka Lena meminta Kepala Dinas Pertanian Provinsi NTT, Joaz Umbu Wanda untuk melakukan uji coba produk biostimulan ke lahan pertanian milik Pemprov NTT. “Jadi ini nanti produk biostimulan dari PT RKN akan kita uji coba dulu”, ungkap laka Lena.
Selain untuk pertanian, menurut Gubernur, semua produk yang dihasilkan dari PT RKN bisa nantinya juga bisa dipakai untuk perkembangan peternakan sapi. “Untuk peternakan nanti kita pakai semua produk dari PT RKN”, kata Gubernur. (andi)














