Kupang, kupangmetro.com- Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kota Kupang melakukan kunjungan kasih di Susteran Alma Panti Asuhan Bhanti Luhur Sikumana Kupang pada 8 Desember 2024.
Kegiatan berlangsung sangat meriah dan penuh rasa kekeluargaan antara Pemuda Katolik dan Anak-anak Panti Asuhan yang berjumlah 26 orang.
Mereka sangat bergembira karena ada berbagi permainan yang disiapkan yakni, bernyanyi bersama, berwarna bersama dan bercerita bersama.
Momen ini menjadi bagi yang sangat istimewa menjelang penutupan tahun 2024 yang tidak lama lagi, sekaligus merefleksi perjalanan pelayanan kurang lebih 1 tahun masa kepengurusan.
Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kota Kupang menyampaikan apresiasi atas antusiasme Pembina dan anak-anak saat menerima kami hadir di tempat ini.
“Kami hadir di tempat ini sebagai bukti nyata kecintaan kami terhadap semua orang tanpa membedakan suku ras golongan maupun etnis,” katanya.
Lebih lanjut, Ketua Valentinus Masan mengatakan, kunjungan kasih ini sebagai wujud pelayanan konkret dari Pemuda Katolik dari keterbatasan, kekurangan dengan kerendahan hati mau mengunjungi umat Allah khususnya yang tinggal di Panti Asuhan.
“Dengan kekurangan kami dengan keterbatasan kami mau berbagi kasih, berbagi pengalaman, berbagi cerita tentang kasih dan persaudaraan di antara sesama umat,” ujarnya.
Dirinya mengaku, kehadiran Pemuda Katolik ini sebagai salah satu bentuk motivasi dan juga penyemangat bagi Suster Pembina dan seluruh penghuni Panti untuk tetap semangat, tetap kuat dalam menjalankan setiap kehidupan.
Sr. Maria Hederika Nailake dalam kesempatan yang sama menyampaikan Terima kasih karena telah hadir rumah kami yang sederhana dan tanpa persiapan apa-apa.
“Kami sangat bersyukur karena dengan kunjungan persaudaraan ini memberi kami kekuatan dan semangat bahwa masih banyak orang yang mau peduli dengan orang kecil dan terlantar. Semoga Tuhan senantiasa membalas setiap kebaikan yang diberikan, ” ungkapnya.
Lanjut Sr. Maria Nailake “Semoga kunjungan Persaudaraan bukan saja berakhir pada kesempatan ini, tetapi kami tetap mengharapkan kehadiran lagi pada kesempatan-kesempatan berikutnya”.
Dengan berakhirnya kegiatan kuningan kasih ini, Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kota Kupang mau menegaskan eksistensi dan karya nyata, bahwa bukan untuk menjadi wadah melahirkan politisi tetapi bagai menghadirkan pelayanan dan kasih kepada semua orang yang membutuhkan.
“Ini bukti nyata kami bahwa kami selalu hadir dan siap membantu semua yang membutuhkan bantuan dari Pemuda Katolik. Untuk itu saya mengajak, mari kita sama-sama menjadi garam dan terang bagi sesama,” tandasnya. (Rilis PKSCKK)














