Kupangmetro — Penjabat Gubernur NTT, Dr. Andriko N. Susanto mengajak semua pihak untuk tetap memberi perhatian kepada kaum penyandang Disabilitas.
“Anak-anak penyandang disabilitas harus mendapatkan perlakuan yang sama dengan anak-anak yang lain. Untuk itu mari bersama kita hidupkan nilai-nilai kemanusiaan terutama dalam meningkatkan kepedulian sosial terhadap kaum disabilitas,” ungkap Pj. Gubernur Andriko saat membuka kegiatan Jalan Santai bersama 250 orang kelompok penyandang disabilitas pada Sabtu, 7 Desember 2024.

Kegiatan jalan santai bersama kaum disabilitas diselenggarakan oleh Dinas Sosial Provinsi NTT dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional tahun 2024 dengan mengambil rute dari Halaman Rumah Jabatan Gubernur NTT menuju UPTD Kesejahteraan Sosial Tuna Netra dan Karya Wanita.
Pada kesempatan tersebut Pj. Gubernur juga menghimbau kepada semua pihak, baik pemerintah maupun elemen masyarakat agar berikan peluang yang sama serta bimbingan kepada kaum disabilitas untuk berkarya dengan kreatifitas yang seluas-luasnya.
“Kita harus berikan ruang bagi kaum disabilitas untuk bermimpi dan memiliki cita-cita dengan memfasilitasi mereka secara baik sehingga mereka nantinya tumbuh produktif dan berkarya dengan baik pula sehingga para kaum disabilitas juga dapat berkontribusi kepada bangsa dan negara,” kata Penjabat Gubernur.
Penjabat Gubernur NTT, Dr. Andriko Susanto juga menekankan pada pentingnya peran serta kolaborasi antar setiap elemen dalam konsep pentahelix.
Pentahelix adalah sebuah model inovatif pengembangan dari model QuadrupleHelix (kolaborasi yang melibatkan Sains, Kebijakan, Industri serta Masyarakat) yang menghubungkan Akademisi, praktisi/bisnis, Komunitas, Pemerintah dan Media untuk meciptakan ekosistem berdasarkan kreatifitas dan pengetahuan, dimana yang diharapkan dari konsep ini adalah sebuah solusi untuk pengembangan kreatifitas.
”Pemerintah, LSM, dunia usaha, akademisi dan juga dukungan media massa harus pastikan ada kolaborasi pentahelix bersama untuk meningkatkan solidaritas dalam memberi dukungan bagi eksistensi penyandang disabilitas agar mereka dapat tumbuh dan berkembang serta memiliki kontribusi bagi masyarakat,” ujar Pj. Gubernur.

Berdasarkan rilis yang diterima dari Biro Administrasi dan Pimpinan Setda Provinsi NTT, Pj. Gubernur pada kesempatan tersebut juga menyerahkan Kartu Indonesia Sehat (BPJS Kesehatan) serta Bantuan Sosial (Bansos) Modal Kerja kepada para penyandang disabilitas.
(Siaran Pers Biro APP setda NTT)














