• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Kupang Metro
Advertisement
  • Beranda
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Advertorial
  • Opini
  • Profil
  • Seputar NTT
  • More
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Nasional
    • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Advertorial
  • Opini
  • Profil
  • Seputar NTT
  • More
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Nasional
    • Internasional
No Result
View All Result
Kupang Metro
No Result
View All Result
Home Internasional

Sistem Irigasi Di Perbatasan RI-RDTL Disinyalir Memicu Hilangnya Tanda-Tanda Tapal Batas Antarnegara

Sistem irigasi di daerah perbatasan disinyalir memicu hilangnya tanda-tanda tapal batas antarnegara, yang jika tidak dikelola dengan baik, dapat memicu konflik kewilayahan

Admin by Admin
2 Februari 2026
in Internasional
0
Sistem Irigasi Di Perbatasan RI-RDTL Disinyalir Memicu Hilangnya Tanda-Tanda Tapal Batas Antarnegara

Rektor Undana, Prof. Jefri Bale saat menerima laporan hasil riset Tim TDA DAS Perbatasan antara RI dan RDTL, Senin (2/2/2026) di ruang kerja (foto humas undana).

0
SHARES
86
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kupangmetro – Tim Peneliti dari Universitas Nusa Cendana (Undana) yang melakukan riset Transboundary Diagnostic Analysis (TDA) terhadap Daerah Aliran Sungai (DAS) di wilayah perbatasan negara antara Republik Indonesia (RI) dan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) secara resmi telah menyerahkan laporan kepada Rektor Undana pada Senin (2/2/2026).

TDA adalah prosedur ilmiah dan teknis berbasis data yang digunakan untuk mengidentifikasi, mengukur, dan menetapkan prioritas masalah lingkungan yang bersifat lintas batas (transboundary).

Penelitian kolaboratif yang telah berjalan sejak 2008 memotret kondisi aktual sumber daya air yang berdampak langsung pada hubungan diplomatik serta kesejahteraan masyarakat di kedua negara.

Riset lintas negara ini menjadi dokumen ilmiah krusial dalam memitigasi isu lingkungan dan kedaulatan air di wilayah tapal batas.

Seperti yang dikutip dari undana.ac.id, Peneliti senior DAS Perbatasan, Dr. Ir. Muhammad S. M. Nur, memaparkan temuan mengejutkan mengenai pergeseran fisik di lapangan. Dalam risetnya ditemukan adanya dinamika sistem irigasi di daerah perbatasan yang disinyalir memicu hilangnya tanda-tanda tapal batas antarnegara, yang jika tidak dikelola dengan baik, dapat memicu konflik kewilayahan.

“Masalah ketersediaan air untuk kebutuhan harian dan irigasi di perbatasan sangat mendesak. Temuan kami menunjukkan adanya perubahan lanskap akibat aliran air yang memengaruhi batas fisik kedua negara. Inilah pentingnya TDA sebagai rujukan kebijakan pengelolaan DAS berkelanjutan,” ujar Dr. Muhammad yang juga Dekan Fakultas Pertanian Undana.

Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Masyarakat

Selain isu lingkungan, riset tersebut juga menyoroti soal ketergantungan masyarakat NTT di wilayah DAS perbatasan terhadap sumber air lintas wilayah untuk ketahanan pangan. Kondisi geografis yang menantang menuntut adanya fokus khusus dari pemerintah dalam memberikan solusi teknis maupun kebijakan ekonomi di wilayah tersebut.

Tim peneliti yang telah menggarap riset tersebut selama belasan tahun kini tengah menyiapkan kunjungan lanjutan ke Timor Leste untuk sinkronisasi data final. Untuk itu tim mengharapkan dukungan dari pihak universitas guna menjamin kelancaran misi riset internasional dimaksud.

Dukungan Strategis Menuju Konsorsium Tiga Negara

Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, yang didampingi Kepala LP2M, Prof. Ir. Yosep Seran Mau, dan Prof. Ir. Herianus D. Lalel, saat menerima tim peneliti menegaskan komitmennya untuk memfasilitasi kebutuhan riset kolaboratif tersebut. Rektor Undana Prof. Jefri  memastikan pihak Undana akan mengawal proses penelitian agar memberikan dampak langsung bagi masyarakat perbatasan.

“Undana sangat mendukung penelitian bersama ini. Keterlibatan langsung peneliti kita memastikan pendekatan yang digunakan sesuai dengan ritme dan kebutuhan lokal di NTT,” tutur Prof. Jefri.

Kedepan ungkap Prof. Jefri, riset yang melibatkan mitra internasional seperti Charles Darwin University (Australia) dan Universidade Nacional Timor Lorosa’e ini diproyeksikan berujung pada pembentukan Konsorsium Tiga Negara (Indonesia, Timor Leste, dan Australia).

“Kerjasama ini diharapkan mampu menghasilkan jurnal ilmiah bereputasi serta rekomendasi kebijakan strategis bagi pemerintah RI dan RDTL dalam menjaga stabilitas dan kelestarian lingkungan di perbatasan. (undana/andi ilham sulabessy)

Previous Post

Polres Sabu Raijua Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Turangga 2026

Next Post

POLSEK SABU BARAT GELAR JALAN PAGI BERSAMA MURID SD MADRASAH IBTIDAIYAH SEBA 

Admin

Admin

Next Post
POLSEK SABU BARAT GELAR JALAN PAGI BERSAMA MURID SD MADRASAH IBTIDAIYAH SEBA 

POLSEK SABU BARAT GELAR JALAN PAGI BERSAMA MURID SD MADRASAH IBTIDAIYAH SEBA 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 42.2k Followers
  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gunakan Dana Pribadi Untuk Perbaikan Jalan Rusak, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang Beri Apresiasi Kepada Yafet Horo

Gunakan Dana Pribadi Untuk Perbaikan Jalan Rusak, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang Beri Apresiasi Kepada Yafet Horo

10 April 2025
Kepala SMPN 8 Kota Kupang Usir Siswa Peserta Ujian Nasional

Kepala SMPN 8 Kota Kupang Usir Siswa Peserta Ujian Nasional

6 Mei 2025
Ini Jenis-Jenis Pelatihan Yang di Buka BLK NTT Tahun 2021

Ini Jenis-Jenis Pelatihan Yang di Buka BLK NTT Tahun 2021

12 Februari 2021
Erwin Ga Masih Ketua PMI Kota Kupang Yang Sah Periode 2024-2029

Pengurus PMI Provinsi NTT Tegaskan Ketua PMI Kota Kupang Yang Sah Adalah Erwin Gah

22 Mei 2025
Ketua Umum DPP PPP romahurmuziy tengah

Strategi PPP Menangkan Duet Ganjar dan Gus Yasin

0
Ketua umum partai garuda ahmad ridha sabana

Ini Dia Hubungan Partai Garuda dengan Gerindra

0
Gubernur dki jakarta anies baswedan

Rawa Terate Rutin Banjir, Anies Bakal Cek Pabrik Sekitar

0
Ketua nu jatim hasan mutawakkil alallah di masjid-al akbar surabaya

NU Minta Pesantren Tak Terprovokasi Teror Orang Gila

0
Kemasan Mewah tapi Isinya Mengecewakan, Tokoh Masyarakat Sabu Raijua Bandingkan Beras ‘Buah Manis’ dan Beras Bulog

Kemasan Mewah tapi Isinya Mengecewakan, Tokoh Masyarakat Sabu Raijua Bandingkan Beras ‘Buah Manis’ dan Beras Bulog

21 Juni 2026
SIDANG DUGAAN KORUPSI GARAM CURAH SABU RAIJUA DITUNDA KARENA AHLI TIDAK HADIR

SIDANG DUGAAN KORUPSI GARAM CURAH SABU RAIJUA DITUNDA KARENA AHLI TIDAK HADIR

5 Juni 2026
POLRES SABU RAIJUA UNGKAP 3 KASUS SERIUS SELAMA SEMESTER PERTAMA 2026

POLRES SABU RAIJUA UNGKAP 3 KASUS SERIUS SELAMA SEMESTER PERTAMA 2026

4 Juni 2026
Kuasa Hukum Sason Helan Sebut Kadis Koperasi NTT Tidak Paham Aturan

Kuasa Hukum Sason Helan Sebut Kadis Koperasi NTT Tidak Paham Aturan

3 Juni 2026
Kupang Metro

Dapatkan informasi dan insight pilihan redaksi Kupang Metro - Berita & Informasi Terbaru

Follow Us

Browse by Category

  • Advertorial
  • Budaya
  • Business
  • Daerah
  • Ekbis
  • Food
  • Hukrim
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kota Kupang
  • Lifestyle
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politics
  • Profil
  • Review
  • Sabu Raijua
  • Science
  • Sejarah
  • Seputar NTT
  • Sports
  • Tech
  • Tidak Berkategori

Recent News

Kemasan Mewah tapi Isinya Mengecewakan, Tokoh Masyarakat Sabu Raijua Bandingkan Beras ‘Buah Manis’ dan Beras Bulog

Kemasan Mewah tapi Isinya Mengecewakan, Tokoh Masyarakat Sabu Raijua Bandingkan Beras ‘Buah Manis’ dan Beras Bulog

21 Juni 2026
SIDANG DUGAAN KORUPSI GARAM CURAH SABU RAIJUA DITUNDA KARENA AHLI TIDAK HADIR

SIDANG DUGAAN KORUPSI GARAM CURAH SABU RAIJUA DITUNDA KARENA AHLI TIDAK HADIR

5 Juni 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2025 KupangMetro - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Advertorial
  • Opini
  • Profil
  • Seputar NTT
  • More
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Nasional
    • Internasional

© 2025 KupangMetro - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.