Sabu Raijua, NTT – Kupangmetro.com –14 November 2025,- Masyarakat Kabupaten Sabu Raijua saat ini tengah menghadapi gangguan aliran listrik yang meluas. PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan Sabu Raijua menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan ini melalui surat resmi bernomor 0059/STH.01.01/F20030800/2025 tertanggal 23 Oktober 2025.
Dalam surat yang ditujukan kepada berbagai pihak penting di kabupaten tersebut, Manager Unit PLN Layanan Pelanggan Sabu Raijua, Yufenalias Irovanto Mal, menjelaskan bahwa gangguan ini disebabkan oleh masalah pada sistem pembangkit listrik. Akibatnya, kapasitas pembangkit tidak mencukupi beban pemakaian pelanggan.
“Kami terpaksa memberlakukan pemadaman bergilir untuk menjaga kestabilan sistem dan mencegah kerusakan yang lebih luas. Selain itu, akibat kondisi sistem pembangkit yang masih kurang stabil, terkadang terjadi penghentian aliran listrik secara tiba-tiba dan tidak beraturan,” demikian bunyi pernyataan dalam surat tersebut.
PLN menyatakan bahwa mereka sedang melakukan pemeliharaan dan perbaikan sistem pembangkit yang ada. Selain itu, mereka juga tengah membangun pembangkit baru berteknologi PLTS Hybrid di Desa Eilode, Kecamatan Sabu Tengah, yang ditargetkan beroperasi pada Desember 2025.
PLN memohon doa, dukungan, dan pengertian dari seluruh pelanggan agar proses perbaikan dan pembangunan dapat berjalan lancar, serta berjanji akan terus bekerja maksimal untuk melayani kebutuhan listrik di Kabupaten Sabu Raijua.
PLN juga menyampaikan permohonan maaf atas terjadinya pemadaman listrik mendadak tanpa pemberitahuan sebelumnya. Gangguan terjadi karena dua unit mesin pembangkit mengalami masalah teknis, sehingga menyebabkan aliran listrik terhenti secara tiba-tiba.
Saat ini, tim teknis PLN tengah melakukan perbaikan agar layanan dapat kembali normal secepat mungkin. Kondisi operasional yang menuntut seluruh mesin pembangkit bekerja non-stop selama 24 jam turut memberikan tekanan pada kinerja mesin, sehingga berdampak pada terjadinya gangguan tersebut.
*(Rinto)















