Kupangmetro — Sebagai wujud nyata perhatian dan keberpihakan pemerintah Kota Kupang terhadap kelompok rentan atau warga kurang mampu, Wali Kota Kupang Christian Widodo bersama Wakil Wali Kota Serena Francis terus berupaya agar keluarga kurang mampu atau kelompok rentan di Kota Kupang tetap mendapatkan perhatian.
Perhatian pemerintah Kota Kupang terhadap kelompok rentan atau warga kurang mampu ini menunjukan bahwa pemerintah Kota Kupang benar-benar hadir ditengah masyarakat ketika masyarakat membutuhkan.
Bukti kehadiran pemerintah Kota Kupang melalui Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang yakni dengan disalurkannya berbagai jenis bantuan sosial yang telah diprogramkan, baik dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi maupun dari Pemerintah Kota Kupang sendiri dengan menggunakan anggaran yang telah disediakan.
“Meski menghadapi keterbatasan anggaran tetapi bantuan langsung kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama pemerintah Kota Kupang,” ujar Wali Kota.
Program bantuan sosial dari Pemerintah Kota Kupang kepada warga kurang mampu dinilai dapat meningkatkan kesejahteraan Keluarga Penerima Manfaat Kendati masih terdapat keluarga prasejahtera lain yang belum tersentuh bantuan sosial dari pemerintah.
Ada berbagai jenis bantuan sosial yang ditujukan kepada warga kurang mampu atau prasejahtera seperti penyaluran beras bagi 22.773 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Ini merupakan komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam menjamin ketahanan pangan bagi warga yang membutuhkan khususnya bagi keluarga prasejahtera atau kurang mampu.
Dalam setiap kesempatan Wali Kota Kupang Christian Widodo selalu menekankan bahwa Negara hadir untuk melayani karena negara peduli. Untuk itulah kehadiran pemerintah bukan sekadar simbol kekuasaan, melainkan sebagai pelayan masyarakat karena Pemerintah adalah melayani.
“Ini merupakan wujud kepedulian negara terhadap warganya. Negara tidak ingin ada satu pun warganya yang kelaparan. Negara tetap menghadirkan kehidupan yang layak dan bermartabat bagi semua warganya,” ungkap Wali Kota Christian Widodo.
Untuk itu sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kota Kupang terhadap masyarakat kurang mampu atau prasejahtera, pada Tahun 2025 ini Pemerintah melalui Dinas Sosial telah menyalurkan bantuan beras sebanyak 455 Ton lebih kepada 22.773 KPM dengan masing-masing KPM mendapat 10 kg per Bulan..
Pihak Perum Bulog melalui pimpinan Wilayah NTT, Sugeng Hardono menyebutkan bahwa bantuan pangan merupakan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang disalurkan di sejumlah pasar, seperti Pasar Kasih Naikoten dan pasar lainnya. “Program ini untuk mengendalikan harga beras ditingkat konsumen,” katanya.
Khusus di Kota Kupang, jumlah penerima program tersebut sebanyak 22.773 KPM. Sedangkan untuk seluruh Provinsi NTT, program tersebut menyasar pada 605.000 KPM.
(Andi Ilham Sulabessy/ADV)















