Kupangmetro – Dalam rangka Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperingati setiap tanggal 2 Mei, Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan menggelar Upacara Bendera yang dipusatkan di SD Negeri Nefosaka, Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa.
Upacara Bendera memperingati Hardiknas Tahun 2026 nantinya akan dipimpin langsung oleh Wali Kota Kupang, Christian Widodo dan akan dihadiri pula oleh seluruh Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup pemerintah Kota Kupang serta seluruh kepala SD dan SMP se-Kota Kupang beserta perwakilan guru-guru dari setiap Sekolah dan pelajar dari sekolah-sekolah lain yang ada disekitar Kelurahan Fatukoa.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas P dan K Kota Kupang, Ernest Ludji mengatakan, peringatan Hardiknas Tahun 2026 tingkat Kota Kupang akan mengusung Tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”. “Tema ini merupakan Tema yang diusung secara Nasional yang menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pendidik, orang tua, dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas pendidikan,” jelas Ernest usai Dialog Radio, Kamis (30/4/2026) di Kupang.
Pada peringatan Hardiknas tingkat Kota Kupang Tahun 2026 yang dilaksanakan di Kelurahan Fatukoa juga bertepatan dengan kegiatan pekan budaya yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kelurahan Fatukoa.
Selain pekan budaya Kelurahan Futukoa, Hardiknas 2026 tingkat Kota Kupang juga dirangkai dengan Pekan Jasindo yang digelar Lokasi Gong Perdamaian, Taman Nostalgia Kota Kupang yang dimulai pukul 09.00 wita.
Dalam Pekan Jasindo tersebut jelas Ernest Ludji, akan menampilkan perform dari kaum Difabel berupa penampilan Band dengan menghadirkan musisi ternama Kota Kupang.
Selan penampilan musik yang diiringi group Band dari kaum Difabel, peringatan Hardiknas tersebut juga akan dilayani juga pelayanan kesehatan, donor darah, serta talk show tentang kesehatan.
“Seluruh rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan Hardikanas 2026 ini yang digelar secara bersama-sama ini tentunya masih dalam suasana perayaan Hari Ulang Tahun Kota Kupang ke 30 sebagai Daerah Otonom,” jelas Ernest Ludji.
Persiapan Tahun Ajaran Baru
Sementara itu terkait dengan persiapan penerimaan siswa baru pada Tahun Ajaran Baru, Dinas P dan K Kota Kupang saat ini masih sementara mempersiapkan petunjuk teknis menyangkut sistem penerimaan siswa baru.
Menurut Ludji, petunjuk teknis sistem penerimaan murid baru nantinya akan dilakukan sosialisasi ke para kepala sekolah SD dan SMP se Kota Kupang untuk selanjutnya diteruskan ke proktor yang merupakan operator di masing-masing sekolah.
Untuk sistem penerimaan siswa baru yang diterapkan masih menggunakan sistem atau pola yang lama, yaitu tetap memakai sistem Zonasi sehingga siswa baru nanti tidak terkonsentrasi di satu sekolah saja.
Dengan demikian upaya-upaya yang sudah dilakukan oleh pemerintah Kota Kupang salah satunya adalah bagaimana tenaga-tenaga pendidik dan kependidikan didistribusi secara merata di seluruh sekolah yang ada di kota Kupang.
“Jadi sudah tidak ada sekolah eksklusif lagi. Semuanya itu punya tenaga pendidik atau guru yang baik, yang bagus serta pengajar yang hebat yang memang sudah memenuhi syarat untuk melakukan kegiatan belajar-mengajar,” kata Ernest Ludji.
Oleh sebab itu Dinas P dan K juga mengharapkan masyarakat Kota Kupang, khususnya para orang tua agar mendaftarkan anak pada sekolah-sekolah yang dekat dengan tempat tinggal karena lebih mudah di akses.
“Tidak perlu kita harus langgar kecamatan untuk mendaftar anak-anak kita di sekolah-sekolah yang jauh dari jangkauan tempat tinggal kita karena pemerintah sudah berupaya untuk mendistribusi guru-guru supaya merata di setiap sekolah,” katanya.
(Andi Ilham Sulabessy)














