Kupangmetro — Perayaan Natal Oikumene tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur yang dirangkai dengan syukuran Hari Ulang Tahun NTT ke 65, Hari Ibu dan syukuran menyongsong Tahun Baru 2024 yang dilaksanakan di Gedung Olah Raga (GOR) Flobamora Kupang, Jumat (29/12/2024), dihadiri Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia Kalake, Sekda Provinsi NTT Cosmas Lana, Penjabat Walikota Kupang, Fahrensi Funay, Danrem 161 Wira Sakti, Brigjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, Danlatamal VII Kupang Laksamana Pertama TNI I Putu Darjatna, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah.
Penjabat Gubernur NTT Ayodhia Kalake dalam sambutannya mengatakan, saat ini masyarakat sedang dihadapkan dengan proses tahapan Pemilu 2024 yakni masa kampanye Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif. Untuk dirinya meminta kepada penyelenggara Pemilu (KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota, Panitia Ad Hock, Badan Pengawas Pemilu Provinsi dan Kabupaten/Kota, Pengawas Pemilu) agar selalu bertindak sebagai wasil yang adil.
“Perlakukanlah semua peserta Pemilu secara adil dengan mengedepankan Integritas, kemandirian dan sikap profesional”, pinta Kalake.
Selain itu kepada para kontensten, baik partal politik, para calon anggota legislatif dan tim sukses agar melakukan kampanye dengan cara-cara yang bermartabat dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
“Paparkanlah program dan visi-misi dengan cara-cara yang santun serta hindari black dan negative campaign. Berikan dan tunjukanlah pendidikan dan pencerahan politik kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur”, ungkap Kalake.
Dan kepada para Aparatur Negara baik TNI/Polri maupun ASN, Pj Gubernur juga meminta agar tetap menjaga netralitas. Ditambahka pula untuk seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur, dirinya mengajak untuk menyukseskan seluruh tahapan pemilu 2024 dalam semangat kegembiraan dan persaudaraan.
“Gunakan hak pilih sesuai hati nurani. Pilihan politik boleh beda, tapi kita tetap satu dan bersaudara dalam satu ikatan Flobamorata. Mari kita terus perkuat semangat kolaborasi untuk NTT Maju”, ungkapnya.
Penulis Andi Ilham Sulabessy















