Kupang, kupangmetro.com- Sebagai salah satu universitas terkemuka di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang selalu mencetak sarjana ber-SDM tinggi di bidang ilmu berbasis Manajemen Informatika dan Teknik Komputer, Stikom Uyelindo Kupang terus mengasah potensi dan kreativitas mahasiswa melalui berbagai praktek di lapangan. Salah satunya adalah dengan memberikan tugas bagi mahasiswa semester V untuk membuat project perangkat lunak berbasis website.
Di bawah pembinaan Emanuel Safirman Bata selaku dosen di Stikom Uyelindo Kupang, project perangkat lunak berbasis website itu dilakukan dengan tujuan agar para mahasiswa nantinya mampu bersaing dalam pembangunan teknologi dan informasi yang kini semakin hari semakin berkembang. Selain itu, dengan project tersebut juga diharapkan dapat membantu menyadarkan masyarakat agar dapat menggunakan layanan website dalam mempromosikan usaha.
Saat ini di Kota Kupang, salah satu UMKM yang telah menggunakan layanan promosi dan pemasaran berbasis internet adalah Suka Beta Food. Website untuk usaha kuliner tersebut dibuat oleh Adriana Laurha Sadi dan Delia Marisa Wulandari Suyitno yang merupakan mahasiswi Stikom Uyelindo Kupang semester V.
Rabu, 23 Oktober 2024, siang, Adriana Laurha Sadi dan Delia Marisa Wulandari Suyitno mendatangi Suka Beta Food yang bertempat di jalan Gua lourdez – Oebobo dan bertemu langsung dengan sang Owner – ibu Tin Api. Kunjungan mereka guna untuk melakukan pengenalan dan penjelasan website tersebut agar dapat di akses oleh penjual dan pembeli dengan mudah.
Owner Suka Beta Food setelah mendapat penjelasan tentang manfaat layanan promosi dan penjualan berbasis website, mengaku sangat berterima kasih. Dirinya sadar bahwa dalam kemajuan teknologi informasi maka usahanya tidak saja dapat dikenalkan secara luas dengan teknik manual namun juga lebih mudah dan terbantukan melalui website.
“Saya harap kemudahan yang saya dapat juga bisa dibagikan ke UMKM lain. Untuk itu saya mendukung Laura dan Wulan agar bisa menyelesaikan tugas mereka ini sampai pada tahap akhir dan selanjutnya membuka jasa pembuatan website agar UMKM lain bisa memanfaatkan keahlian mereka demi peningkatan promosi usaha yang ada di Kota Kupang,” imbuhnya. (ALS/Yantho Sulabessy Gromang)















