Kupangmetro — Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I A Kupang, Lukas Laksana Frans berencana kembali menggelar turnamen catur bertajuk Lukas Frans Cup II sebagai kelanjutan dari penyelenggaraan Lukas Frans Cup I.
“Rencana penyelenggaraan turnamen ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi para pecatur untuk mengasah kemampuan, meningkatkan jam terbang bertanding, sekaligus mempererat persaudaraan di kalangan pecinta olahraga catur,” ungkap Lukas Laksana Frans, Sabtu (24/10/2026) di Kupang saat penutupan turnamen catur.
Dia mengatakan, turnamen catur Lukas Frans Cup II yang penyelenggaraan akan disesuaikan dengan waktu yang direncanakan, berpotensi menjadi ruang bagi pecatur muda untuk menunjukkan kemampuan serta mengembangkan bakatnya melalui kompetisi yang terarah dan kompetitif.
“Sebagai olahraga yang mengandalkan strategi, konsentrasi, dan ketepatan mengambil keputusan, catur memiliki peran penting dalam membangun karakter dan kedisiplinan. Nilai-nilai tersebut juga relevan dengan upaya pembinaan khususnya bagi kalangan Ditjen Pas di Nusa Tenggara Timur,” katanya.
Dia menyebutkan bahwa rencana pelaksanaan turnamen catur Lukas Frans Cup II akan menjadi perhatian para pecinta catur, terutama jika kegiatan tersebut dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak peserta dari berbagai kalangan.
Meski demikian lanjutnya, kepastian jadwal pelaksanaan, lokasi pertandingan, kategori peserta, sistem pertandingan pada turnamen catur Lukas Frans Cup II masih perlu direncanakan dengan matang.
Karena menurutnya, dengan persiapan yang matang dan dukungan berbagai pihak, Lukas Frans Cup II diharapkan dapat berlangsung dengan baik serta memberikan kontribusi bagi perkembangan olahraga catur di Kota Kupang dan NTT.
Pada turnamen catur Lukas Frans Cup I yang dilaksanakan selama Dua hari sejak 23-24 Oktober 2026 di Aula LPKA Klas II A Kupang, diikuti sebanyak 16 pecatur yang berasal dari kalangan Ditjen Pas Kanwil NTT.
Dari ke 16 pecatur yang mengikuti turnamen tersebut Yusuf Fanggi dari Ditjen Pas Kanwil NTT berhasil keluar sebagai juara Pertama dan berhak mendapatkan Tropy serta uang pembinaan.
Sedangkan juara Kedua diraih oleh Dominggus Teru dari Rutan Klas II B Kupang, juara Ketiga diraih oleh Erwin Thung dari Rutan Klas II B Soe.
(Andi Ilham Sulabessy)












