Kupang, kupangmetro.com- Wakil Ketua Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Jonas Salean, sejak Kamis (28/10/2021), mulai melakukan reses di wilayah Kota kupang yang merupakan daerah pemilihan (Dapil) saat dirinya maju dalam Pemilihan Legislatif tahun 2019 lalu.
Di hari pertama masa resesnya, Jonas Salean datang di dua kelurahan yakni tepatnya di RT 33 – RW 08 Kelurahan Maulafa dan RT 19 – RW 06 Kelurahan Oebobo.
Jonas Salean mengatakan, reses yang dilakukan bertujuan untuk menjaring harapan atau aspirasi masyarakat Kota Kupang sekaligus mensosialisasikan program dan kebijakan yang sudah diambil pemerintah Provinsi NTT bersama dewan beberapa waktu lalu.
Dijelaskan, ada sejumlah program dan kebijakan yang siap dan bahkan sudah dilakukan Gubernur Viktor Laiskodat bersama DPRD Provinsi NTT dalam upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat Kota Kupang – Ibukota Provinsi NTT. Salah satunya adalah program pemenuhan air bersih.
Menurut Jonas Salean, pemerintah provinsi NTT melalui BLUD SPAM akan terus memberi pasokan air yang bersumber dari bendungan Tilong bagi warga Kota Kupang, dengan semakin menjaga kualitas dari air yang diberikan. Selain itu, pembangunan Bendungan Kali Dendeng untuk membantu pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga Kota Kupang, juga dipastikan akan selesai tahun 2022 nanti.
Jonas Salean mengaku, untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga Kota secara menyeluruh, pembangunan bendungan Kolhua yang sempat terkendala selama 11 tahun, kini mulai dikerjakan dan dipastikan selesai pada tahun 2023 mendatang.
“Semua berkat perjuangan Gubernur Viktor Laiskodat bersama DPRD Provinsi NTT. Semua itu demi memenuhi kebutuhan air bersih bagi seluruh masyarakat Kota Kupang,” tegasnya.
Sementara itu, mantan Walikota Kupang periode 2012-2017 ini, dalam resesnya di kelurahan Maulafa, memberikan bantuan satu sumur bor sesuai permintaan masyarakat. Sumur bor beserta instalasi yang lengkap dengan mesin pompa air, reservoir dan selang pembagi dengan total anggaran sebesar 250 juta rupiah tersebut, diberikan Jonas Salean untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah tersebut. Sumur itu sesuai rencana akan dibangun dekat mata air Tofa.

Dirinya juga memberikan bantuan modal bagi Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di Kelurahan Maulafa maupun Kelurahan Oebobo dalam rangka pemberdayaan usaha bagi kelompok tidak mampu. Bantuan itu berupa modal usaha sebesar 10 juta rupiah untuk tiap kelompok dengan masing-masing kelompok berjumlah 5 orang.
Kelompok perempuan di Kelurahan Oebobo dengan jumlah 10 orang, juga diberikan bantuan sebesar 50 juta rupiah untuk berwirausaha. Ada juga bantuan yang diberikan, yakni berupa kereta dagang senilai 7 juta 500 ribu rupiah per unit, sebagai sarana jualan makanan bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Selain itu, di setiap lokasi reses, Jonas Salean juga menyempatkan diri memberikan bingkisan sembako. (Berkhmans Sulabessy Gromang)















