Kupangmetro — Pelaksanan pembangunan ruas Jalan Taebenu yang berlokasi di RT 04/RW 001 Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, hingga pertengahan Oktober 2025 pelaksanaanya telah mencapai 70 persen.
“Ini menunjukan progres yang sangat signifikan”, kata pelaksana pekerjaan CV Panca Konstruksi, Pace Latunusa di lokasi proyek, Jumat (17/10/2025).
Proyek jalan Taebenu yang menelan anggaran sebesar Rp 13 Miliar yang bersumber dari APBD Kota Kupang Tahun Anggaran 2025 itu dikerjakan dengan menggunakan metode bor pile.
Secara teknis penggunaan Metode bored pile dalam pelaksanaan pekerjaan jalan Tebenu penting karena mengingat kondisi jalan Taebenu berada pada posisi kemiringan dan rawan longsor.
Metode bor pile adalah pembuatan pondasi yang dilakukan dengan cara mengebor tanah hingga kedalaman yang diinginkan, kemudian memasukkan tulangan baja, dan diakhiri dengan pengecoran beton ke dalam lubang tersebut.
“Metode ini digunakan untuk mentransfer beban berat bangunan ke lapisan tanah yang lebih keras”, jelas Pace.
Dia memastikan kondisi ruas jalan Taebenu mampu menahan beban daya dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jalan.
Saat ini pekerjaan bor pile telah selesai dikerjakan dan selanjutnya akan memasuki tahap pengecoran. Dan untuk tahap pengecoran tersebut tidak membutuhkan waktu lama namun untuk proses pengeringan yang akan memakan waktu kurang lebih 28 hari agar dinding penahan benar- benar kuat barulah dilakukan penimbunan.
“Untuk jalan Taebenu, sudah lakukan bor pile sebanyak 117 titik di sisi kiri dan kanan jalan dengan kedalaman bervariasi mulai dari 11 meter, 16 meter hingga 21 meter,” jelas Pace.
Saat ini pihak pelaksana terus berupaya melakukan percepatan pekerjaan di lapangan agar target penyelesaian proyek dapat tercapai sesuai jadwal.
“Kami pastikan seluruh tahapan dilakukan sesuai spesifikasi teknis agar hasilnya kokoh dan berumur panjang,” katanya.
Secara teknis, struktur dinding beton jalan yang dikerjakan memiliki ketebalan pada bagian bawah selebar 70 cm dan pada bagian atas setebal 30 cm dengan menggunakan beton mutu FC 30. (Beton mutu FC 30 adalah jenis beton yang memiliki kuat tekan minimum 30 MPa (MegaPascal) setelah berusia 28 hari, red)
“Dengan spesifikasi ini diharapkan Jalan Taebenu akan menjadi salah satu ruas jalan perkotaan yang kuat, aman, dan nyaman untuk masyarakat Kota Kupang”, katanya.
(Andi Ilham Sulabessy)















