Kupangmetro — Di balik hiruk pikuk kehidupan Kota Kupang yang mulai terasa padat, masih ada banyak tangan yang membutuhkan uluran bantuan dari berbagai pihak, salah satunya bantuan dari Pemerintah kepada warganya yang berhak mendapatkan kehidupan yang layak, mandiri, dan bermartabat.
Untuk itu disinilah peran penting Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Kupang sebagai salah satu Dinas yang turut hadir bukan sekedar hanya sebagai penyalur bantuan, tetapi sebagai mitra sejati dalam mewujudkan kesejahteraan sosial yang berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Kota Kupang.
“Kesejahteraan tidak hanya diukur dari kecukupan materi, melainkan juga dari kemandirian dan keberdayaan individu. Oleh karena itu, program-program kami dirancang secara holistik, menyentuh berbagai aspek kehidupan yang krusial,” ungkap Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Kupang Alfred Lakabela.
Berbagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan warga Kota Kupang yang dilakukan Pemerintah tentunya tidak terlepas dari visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang yakni ingin menjadikan masyarakat Kota Kupang sejahtera dengan meningkatkan daya saing ekonomi berbasis UMKM.
Dari Bantuan Darurat hingga Pemberdayaan Jangka Panjang
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Kupang merupakan salah satu instansi pemerintah yang bergerak di garda terdepan untuk memastikan bahwa kedepan tidak ada lagi satu pun warga yang tertinggal.
Dan sebagai bukti nyata bahwa Pemerintah hadir untuk melayani warganya yang membutuhkan uluran bantuan maka Dinas Perindustrian dan Perdagangan tampil di depan sebagai penggerak ekonomi masyarakat karena Dinas Perindustrian dan Perdagangan punya perhatian khusus kepada pelaku UMKM.
Membangun Kemandirian, Menciptakan Masa Depan
Program-program bantuan pemberdayaan kepada masyarakat oleh Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan difokuskan pada peningkatan kapasitas masyarakat melalui bantuan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah untuk mengembangkan bisnis mereka, sehingga dapat berkontribusi pada ekonomi lokal.
Adapun jenis bantuan yang diberikan Pemerintah Kota Kupang untuk pengembangan UMKM yakni mesin skap listrik atau serut kayu bagi tukang kayu, kompresor dan perlengkapan tambal ban, mesin cuci motor, cool box, kereta kuliner, meja portabel serta booth kontainer.
Selain bantuan tersebut, Dinas Perindustrian dan Perdagangan juga telah menyerahkan bantuan sembako kepada pedagang kaki lima kepada sedikitnya 1400 pedagang di Enam Kecamatan berupa beras, susu, telur, minyak goreng dan gula pasir yang sumber dananya berasal dari APBD Kota Kupang.
Ama Ruben salah satu penjual Ikan keliling mengungkapkan kebahagiaannya karena selama bertahun-tahun menjalani pekerjaannya sebagai penjual Ikan keliling, namun baru kali ini dirinya mendapat bantuan berupa sembako dari Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangang Kota Kupang.
Senada dengan ama Ruben, ibu Meti pedagang kaki lima yang setiap harinya bejualan Kopi di seputaran bundaran Tirosa juga mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian dan bantuan Pemerintah yang telah memberi bantuan berupa sembako.
Disperindag Dukung Saboak
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Kupang sebagai salah satu Dinas yang turut mendukung program peningkatan ekonomi kreatif Sunday Market Buat Orang Kupang (Saboak) tentunya mempunyai andil yang sangat besar dalam upaya meningkatkan UMKM masyarakat Kota Kupang yang digelar oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Kupang sebagai pelaksana.
Dalam upaya mendukung UMKM pada festival Saboak, Dinas Perindustrian dan Perdagangan menyiapkan tempat bagi pelaku UMKM berupa penyediaan booth Kontainer yang ditempatkan dipinggir area Saboak. “Intinya pemerintah hadir untuk melayani,” ungkap Alfred Lakabela.
(Andi Sulabessy/ADV)















