Kupangmetro — Menyikapi kondisi cuaca atau musim peralihan yang terjadi saat ini, Komisi IV DPRD Kota Kupang meminta Dinas Kesehatan untuk memperkuat penyuluhan serta sosialisasi mengenai risiko penyakit menular dan gangguan pernapasan yang rentan meningkat.
Permintaan tersebut disampaikan anggota Komisi IV DPRD Kota Kupang, Muhammad Ramli belum lama ini di Kupang.
Bagi Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) asal Derah Pemilihan Kecamatan Maulafa ini, pemerintah perlu mengambil langkah antisipasi mengingat tingkat penderita penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kota Kupang cukup banyak.
Menurut Ramli, berdasarkan laporan dan data dari 12 Puskesmas yang tersebar di Enam Kecamatan di Kota Kupang, jumlah pasien paling banyak adalah penderita penyakit ISPA yang disebabkan perubahan iklim. “Ini dipicu oleh kondisi udara kering, paparan debu, serta perubahan suhu yang ekstrem,” kata Muhammad Ramli.
Selain itu, potensi penyakit lain yang dipengaruhi iklim adalah penyakit kulit akibat alergi debu atau kebersihan lingkungan yang kurang terjaga selama cuaca ekstrem juga menjadi perhatian serius.
Untuk itu katanya perlu adanya perhatian khusus yang lebih intensif dari para tenaga kesehatan yang bertugas di fasilitas-fasilitas kesehatan, seperti Rumah Sakit, Puskesmas, Puskesmas Pembantu (Pustu) dan juga Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).
“Tenaga Kesehatan atau Faskes yang ada baik dari Puskesmas, Pustu maupun Posyandu harus selalu melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan tubuh dengan Pola hidup sehat dalam menghadapi cuaca yang berubah seperti saat ini,” katanya.
Dengan demikian lanjut Ramli, apabila sosialisasi dan edukasi yang dilakukan oleh tenaga kesehatan berjalan baik maka dipastikan masyarakat Kota Kupang yang mengalami ISPA maupun alergi kulit akibat perubahan iklim akan berkurang bahkan tidak ada sama sekali.
Selain itu dia juga mengingatkan kepada tenaga kesehatan seperti di Posyandu-Posyandu agar selalu mengimbau kepada warga agar segera melakukan pemeriksaan dini apabila mengalami gejala demam atau batuk. Langkah ini bertujuan agar masyarakat langsung mendapat tindakan medis.
Sebelumnya Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Kesehatan dan pihak Puskesmas di Kota Kupang juga telah mengingatkan kepada warga Kota Kupang agar selalu menjaga kesehatan diri dengan pola hidup sehat dengan makan makanan yang bergizi dan perbanyak mengkonsumsi buah-buahan segar agar tidak mudah terserang penyakit.
(Andi Sulabessy)













