Kupangmetro – Anggota DPRD Kota Kupang asal Partai Golkar, Randi Daud mengatakan, persoalan sampah di Kota Kupang merupakan persoalan yang sangat serius karena saat ini hampir disetiap sudut-sudut jalan dalam kota Kupang ada tumpukan sampah.
“Ini menjadi perhatian kita bersama, bukan saja Pemerintah dan petugas kebersihan sampah, tetapi harus menjadi perhatian kita bersama,” kata Randi Daud dihadapan warga Kelurahan Naikoten Dua, Minggu (9/2/2025) saat Reses.
Menurut Randi, untuk mencipatakan lingkungan yang bersih apalagi disaat musim hujan seperti saat ini maka yang paling penting bagi warga adalah tidak membuang sampah sembarang apalagi membuang sampah ditempat-tempat yang tergenang air karena hal itu dapat mengundang lalat yang membawa penyakit bagi manusia.

Dalam Kegiatan Reses Tahap II Tahun 2024/2025 Anggota DPRD Kota Kupang di Kelurahan Naikoten Dua, Kecamatan Kota Raja yang menjadi Daerah Pemilihannya, Randi Daud mendapat masukan dan keluhan dari warga Kelurahan Naikoten Dua terkait persoalan yang dialami selain persoalan sampah.
Feri Saba, salah satu warga RT 07 Kelurahan Naikoten Dua mengeluhkan lampu penerangan jalan yang ada namun tidak berfungsi setelah dipasang kira-kira 10 tahun lalu. “Ini menjadi persoalan yang kami alami selama kurang lebih 10 tahun. Tiang dan lampunya ada, tetapi tidak pernah menyala,” ungkap Feri Saba.
Selain lampu jalan yang dikeluhkan, salah satu warga RT 06 Laus Kembo juga menyampaikan persolan genangan air hujan dijalan persis didepan rumahnya yang selalu terjadi disaat hujan.”Persoalan ini sudah disampaikan berulang kali ke pemerintah namun sampai saat ini tidak ada respon,” kata Kembo.
Reses yang berlangsung di rumah Frans Kopong Lanang tersebut, Politisi muda Partai Golkar ini juga banyak mendapat masukan dari warga Kelurahan Naikoten Dua terkait pelayanan di Pemerintahan mulai dari Kelurahan sampai Pemerintah Kota. (Andi Sulabessy)















