Kupangmetro — Bakal Calon Gubernur Nusa Tenggara Timur periode 2024-2029, Fransiskus Xaverius Lara Aba menyatakan komitmennya untuk terus berjuang dalam proses politik guna mendapatkan tiket masuk dalam bursa Pemilihan Gubernur NTT 27 November 2024 mendatang.
“Saya tetap optimis dan akan terus bergerak untuk bertarung dalam pemilihan Gubernur NTT. Kami belum menancapkan bendera putih. Saya juga menghimbau untuk kita semua simpatisan dan relawan untuk tidak saling menjatuhkan atau merendahkan pihak lain,” ungkap Frans Aba dihadapan para awak media saat menggelar konfrensi pers, Selasa (13/8/2024) di Kupang.
Dihadapan simpatisan dan relawan, Frans Aba menyebut walau hasil survei yang dilakukan lembaga Survey Svadhyaya pada periode 18 – 28 Juli 2024 menempatkan dirinya berada pada posisi ke 4 dari kandidat lain, namun dirinya tetap fokus pada keputusan politik yang diambil.
“Saya siap menghadapi berbagai tantangan dalam Pilkada dan tetap berkomitmen untuk terus bekerja membangun NTT walau apapun hasilnya pada saat pendaftaran tanggal 27 – 29 Agustus 2024 mendatang,” ungkap Frans Aba.
Baginya, proses politik untuk pemilihan calon Gubernur dan wakil Gubernur NTT yang saat masih sementara berproses, dirinya tetap mengikuti dan tetap optimis bahwa dirinya masih memiliki peluang yang sama dengan kandidat lainnya.
“Sampai saat ini kami masih terus melakukan komunikasi politik dengan pihak-pihak lain karena dalam politik segala kemungkinan bisa saja terjadi. Bagi saya semua calon Gubernur dan Wakil Gubernur memiliki tiga dimensi dalam pencalonan, yakni penugasan, perintah dan keinginan. Ketiga unsur itu masih berjalan karena semua merupakan putra terbaik NTT,” jelas Frans Aba.
Meski begitu, Frans Aba optimis bisa mendapat dukungan dari partai-partai hingga total dukungan mencapai 13 kursi di DPRD Provinsi atau lebih sebagai syarat untuk bisa mendaftar ke KPU sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur.
Penulis Andi Sulabessy















