Kupangmetro – Proses pendaftaran para Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) untuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Sabtu 13 Mei 2023 atau sehari sebelum penutupan pendaftaran oleh Komisi Pemilihan Umum, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) NTT mengalami kendala saat pendaftaran akibat terjadi pendobelan Dapil saat upload.
“Sebenarnya PSI sangat siap tetapi ada kesalahan pada pendobelan Dapil saat mengupload sehingga kami diberi kesempatan oleh KPU untuk memperbaiki,” jelas Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI NTT, Christian Widodo kepada awak media usai pendaftaran para bacaleg, Sabtu (13/05/2023).
Dengan demikian lanjut Christian Widodo, PSI memberi apresiasi kepada KPU yang telah memberikan waktu untuk dulakukan perbaikan sehingga seluruh kelengkapan berkas dokumen bacaleg untuk DPRD Provinsi NTT dinyatakan lengkap dan diterima oleh KPU.
Menurut Cristian Widodo yang juga anggota DPRD NTT ini, jumlah keseluruhan bacaleg untuk DPRD NTT yang didaftarkan untuk mengikuti perhelatan politik Lima Tahunan pada 14 Pebruari 2024 mendatang sebanyak 65 orang untuk Delapan Daerah Pemilihan.
Dari 65 orang bacaleg DPRD NTT, menurut Widodo, 80 persen diantaranya adalah kaum milenial, dan sesuai regulasi yang diatur dalam PKPU menyangkut keterwakilan perempuan dalam proses pencalegkan, oleh PSI telah diakomodir 30 persen dari para bacaleg adalah perempuan.
“PSI dikenal sebagai Partai anak muda dan partai perempuan sehingga PSI telah mengakomodir 30 persen keterwakilan perempuan pada pencalegkan,” tegasnya.
PSI lanjut Widodo mempunyai target dalam perolehan suara pada Pileg 2024 mendatang, yakni untuk DPRD Provinsi NTT, PSI menargetkan Satu fraksi di DPRD NTT. ” Hal yang sama juga untuk DPRD Kabupaten Kota,” tambahnya.
Sedangkan soal tanggal pendaftaran ke KPU yang tinggal sehari sebelum batas akhir yang dijadwalkan KPU, menurut Widodo itu karena masih harus melengkapi berkas persyaratan dokomen yang disyaratkan oleh KPU untuk seluruh DPD di 22 Kabupaten/Kota.
Sementara itu terkait Pemilihan Walikota Kupang periode 2024 – 2029, yang menyeret nama Christian Widodo sebagai salah satu bakal calon Walikota/Wakil Walikota Kupang, pihaknya belum berpikir ke arah tersebut karena baginya PSI masih berkonsentrasi pada Pileg yang akan dilaksanakan pada 14 Pebruari 2024 mendatang
“Soal diri saya disebut-sebut untuk maju pada Pilwalkot Kupang mendatang, semua itu tergantung dari hasil perolehan suara pada pileg 2024 nanti,” tegasnya. (andi sulabessy)















