• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Kupang Metro
Advertisement
  • Beranda
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Advertorial
  • Opini
  • Profil
  • Seputar NTT
  • More
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Nasional
    • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Advertorial
  • Opini
  • Profil
  • Seputar NTT
  • More
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Nasional
    • Internasional
No Result
View All Result
Kupang Metro
No Result
View All Result
Home Tidak Berkategori

Dekranasda NTT Gandeng Ivan Gunawan Promosikan Kain Tenun Sotis Sumba Timur Melalui Garis Poetih Fashion & Trade 2023

Admin by Admin
19 Februari 2023
in Tidak Berkategori
0
Dekranasda NTT Gandeng Ivan Gunawan Promosikan Kain Tenun Sotis Sumba Timur Melalui Garis Poetih Fashion & Trade 2023
0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kupangmetro – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Nusa Tenggara Timur dalam setiap kesempatan selalu menampilkan hasil karya masyarakat lokal NTT, yakni salah satunya berupa kain tenun.

Kain hasil tenunan wanita NTT yang diproduksi oleh wanita-wanita NTT terbilang mempunyai nilai seni yang sangat tinggi sehingga sepantasnya kain tenun asal NTT selalu menjadi perhatian dan rebutan berbagai kalangan, baik pengusaha, pejabat sampai selebriti tanah air bahkan dunia,

Salah satunya yakni Ivan Gunawan yang bukan saja dikenal sebagai selebriti, presenter televisi, tetapi juga sebagai perancang busana yang kreatif. Selama 20 tahun berkarya dalam industri kreatif dan fashion, Ivan Gunawan telah berhasil menempatkan dirinya sebagai desainer papan atas di tanah air.

Tidak tanggung-tanggung, sebagai perancang busana, Ivan Gunawan telah memiliki banyak merek fashion, seperti First Line Ivan Gunawan, Mandjha Hijab Ivan Gunawan, Ivan Gunawan Privilege, Love Ivan Gunawan, serta masih banyak lagi merek fashion lainnya yang dimiliki.

Berdasarkan pengalaman di industry fashion selama lebih dari 20 tahun, Ivan telah mengadakan puluhan kali fashion show. Salah satunya yang terbilang paling bergengsi dan mendapat banyak perhatian yakni ketika belum lama ini Ivan bersama Dekranasda NTT yang dinakodai Bunda Julie Laiskodat menggelar Fashion Show yang bertema “Garis Poetih”.

“Salah satu Daerah yang dilirik Ivan Gunawan sebagai perancang busana adalah Provinsi Nusa Tenggara Timur, karena memiliki banyak hasil karya berupa tenun ikat yang diproduksi oleh mama-mama  NTT. Dan pada kesempatan ini Ivan Gunawan memilih kain tenun sotis asal Sumba Timur,” jelas Bunda Julie dalam keterangan pers kepada awak media.

Menurut Bunda Julie, dalam pegelaran Fashion Show yang berlangsung dari tanggal 15 sampai 17 Februari 2023 di Ciputra Artpreneur, Jakarta, Ivan menampilkan koleksi terbarunya yang diberi judul “Mata Hati”. “Melalui “Mata Hati”, Ivan hadir dengan nuansa yang berbeda dengan menampilkan kain tenun Sotis yang berasal dari Kabupaten Sumba Timur,” ungkap Bunda Julie.

Ivan Gunawan menyebutkan, Provinsi NTT memiliki kain tenun dengan nuansa motif yang sangat berbeda bila dibandingkan dengan kain wastra yang lain. Hal inilah yang menginsipirasi dirinya untuk menjadikan sebagai busana pilihan di hari raya.

Selain itu katanya, sebagai desainer, dirinya juga merasa bertangung jawab untuk melestarikan kain wastra Indonesia dalam desain yang dibuat. “Saya ingin membuat lebaran dengan nuansa Indonesia, dimana kain tenun Sotis asal NTT yang merupakan salah satu kain wastra kebanggan Indonesia ini dibuat menjadi potongan-potongan yang sopan dan loose disetiap koleksi.

Dari Fashion Show yang digelar bersama Dekranasda NTT, Ivan Gunawan menampilkan 32 koleksi yang terdiri dari 20 busana wanita dan 12 busana pria dengan konsep bertumpuk ata layering, dimana kain tenun NTT dipadukan dengan organdi, shifon, lace, katun, dan linen yang membentuk busana Resort Wear.

“Fashion Show yang ditampilkan menghadirkan warna-warna yang soft seperti nude, biru dan putih, sehingga membuat koleksi “Mata Hati” terlihat lebih ringan namun tetap kental dengan nuansa Lebaran,“ ungkapnya.

Menurut Ivan, warna-warna yang dipilihnya sangat soft untuk dipakai di hari raya, apalagi semuanya dipadukan layer dalaman atau luaran dari organdi, shifon, lace , katun, linen yang menjadikan koleksinya sangat resort.

Terkait dengan Kain tenun Sotis yang dipakai dalam ajang fashin show, Ivan Gunawan menjelaskan bahwa Kain tenun Sotis tidak hanya diaplikasikan untuk busana, namun bisa juga dibuat perhiasan dan tas.

Dalam koleksi “Mata Hati”, Ivan Gunawan mengakui bahwa Tenunan Sumba Timur sudah terkenal dimana-mana, bahkan motifnya sudah dikutip dan dicetak dalam ragam bentuk kebutuhan, seperti bad cover, gorden dan sebagainya.

“Kain tenun Sumba Timur dalam gaya dan corak ragam hiasnya berbeda dengan kain tenun dari Kabupaten lainnya yg ada di NTT. Kain tenun Sumba Timur mempunyai kelebihan dalam ornamen dekoratif dengan motif margasatwa yg realistis, motif roh leluhur dan juga motif flora,” ungkapnya.

Sedangkan Garis Poetih akan menjadi event tahunan dan setiap tahunnya akan mempromosikan karya sejumlah perancang busana Indonesia. Koleksi yang ditonjolkan akan menjadi sumber inspirasi bagi pembeli dan pasar global.

Secara Sosisl Budaya, kain tenun Sumba Timur berfungsi sebagai busana adat, hadiah dalam berbagai peristiwa, pembayar denda dalam hukum adat, belis/maskawin dalam adat perkawinan, pembukus jenazah bekal kubur, perhiasan dan barang dagangan.

Di Kabupaten Sumba Timur, semakin banyak orang memiliki tenunan maka semakin tinggi status sosialnya karena tenunan menurut masyarakat Sumba Timur sama halnya dengan emas atau perak. Sementara fungsi religius dan simbolis dari tenunan Sumba Timur terdapat dalam corak motifnya, seperti motif kuda.

Kuda bagi masyarakat Sumba Timur merupakan hewan ternak yang sangat berguna sebagai belis dalam adat perkawinan, sebagai alat transportasi, sebagai penentu status sosial, juga sebagai teman dalam peperangan.

Sedangkan motif udang dan ular bila dikaitkan dengan kepercayaan, bahwa pada dasarnya manusia tidaklah mati, pengertian ini dilambangkan dengan pergantian kulit yang dianalogikan dengan kehidupan baru setelah mati. (***/andi sulabessy)

 

 

Previous Post

Akses Jalan Trans Timor Lumpuh Akibat Longsor

Next Post

Pemkot Kupang Segera Mengembalikan Nama Jalan W.J. Lalamentik Seperti Semula

Admin

Admin

Next Post
Pemkot Kupang Segera Mengembalikan Nama Jalan W.J. Lalamentik Seperti Semula

Pemkot Kupang Segera Mengembalikan Nama Jalan W.J. Lalamentik Seperti Semula

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 42.2k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gunakan Dana Pribadi Untuk Perbaikan Jalan Rusak, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang Beri Apresiasi Kepada Yafet Horo

Gunakan Dana Pribadi Untuk Perbaikan Jalan Rusak, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang Beri Apresiasi Kepada Yafet Horo

10 April 2025
Kepala SMPN 8 Kota Kupang Usir Siswa Peserta Ujian Nasional

Kepala SMPN 8 Kota Kupang Usir Siswa Peserta Ujian Nasional

6 Mei 2025
Ini Jenis-Jenis Pelatihan Yang di Buka BLK NTT Tahun 2021

Ini Jenis-Jenis Pelatihan Yang di Buka BLK NTT Tahun 2021

12 Februari 2021
Erwin Ga Masih Ketua PMI Kota Kupang Yang Sah Periode 2024-2029

Pengurus PMI Provinsi NTT Tegaskan Ketua PMI Kota Kupang Yang Sah Adalah Erwin Gah

22 Mei 2025
Ketua Umum DPP PPP romahurmuziy tengah

Strategi PPP Menangkan Duet Ganjar dan Gus Yasin

0
Ketua umum partai garuda ahmad ridha sabana

Ini Dia Hubungan Partai Garuda dengan Gerindra

0
Gubernur dki jakarta anies baswedan

Rawa Terate Rutin Banjir, Anies Bakal Cek Pabrik Sekitar

0
Ketua nu jatim hasan mutawakkil alallah di masjid-al akbar surabaya

NU Minta Pesantren Tak Terprovokasi Teror Orang Gila

0
Penyaluran Bantuan Pangan Di Kelurahan Naikoten Dua Berjalan Lancar

Penyaluran Bantuan Pangan Di Kelurahan Naikoten Dua Berjalan Lancar

19 April 2026
Awalnya Sengketa Domba, Warga Rote Ndao Akhirnya Tewas Di Bacok Parang

Awalnya Sengketa Domba, Warga Rote Ndao Akhirnya Tewas Di Bacok Parang

18 April 2026
Rekonstruksi Kasus Pembunuh4n di Sabu Raijua Berjalan Tertib

Rekonstruksi Kasus Pembunuh4n di Sabu Raijua Berjalan Tertib

15 April 2026
Pelatihan Legalitas bagi Penganut Kepercayaan dan Masyarakat Adat di Sabu Raijua

Kegiatan pelatihan para legal bagi penganut kepercayaan dan masyarakat Adat 

14 April 2026
Kupang Metro

Dapatkan informasi dan insight pilihan redaksi Kupang Metro - Berita & Informasi Terbaru

Follow Us

Browse by Category

  • Advertorial
  • Budaya
  • Business
  • Daerah
  • Ekbis
  • Food
  • Hukrim
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politics
  • Profil
  • Review
  • Sabu Raijua
  • Science
  • Sejarah
  • Seputar NTT
  • Sports
  • Tech
  • Tidak Berkategori

Recent News

Penyaluran Bantuan Pangan Di Kelurahan Naikoten Dua Berjalan Lancar

Penyaluran Bantuan Pangan Di Kelurahan Naikoten Dua Berjalan Lancar

19 April 2026
Awalnya Sengketa Domba, Warga Rote Ndao Akhirnya Tewas Di Bacok Parang

Awalnya Sengketa Domba, Warga Rote Ndao Akhirnya Tewas Di Bacok Parang

18 April 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2025 KupangMetro - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Advertorial
  • Opini
  • Profil
  • Seputar NTT
  • More
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Nasional
    • Internasional

© 2025 KupangMetro - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.