Sabu Raijua, NTT – Kupangmetro.com,- Kapolres Sabu Raijua melalui Kasi Humas IPTU I Made Subrata menginformasikan bahwa Satgas Pangan Kab. Sabu Raijua telah melaksanakan pengecekan harga beras di wilayah Kab. Sabu Raijua, khususnya di Kec. Sabu Barat yang merupakan pusat kabupaten. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 23 Oktober 2025, sekitar pukul 08.30 Wita.
Satgas Pangan terdiri dari berbagai instansi terkait dan Satreskrim Polres Sabu Raijua. Petugas yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain :
1. Kasat Reskrim Polres Sabu Raijua IPTU Defri, S.H.
2. Perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kab. Sabu Raijua
3. Kepala Bulog Kab. Sabu Raijua
4. Sekretaris Dinas Pertanian Kab. Sabu Raijua
5. BPS Kab. Sabu Raijua
Dari hasil pengecekan, ditemukan beberapa hal sebagai berikut :
1. Terdapat toko yang menjual beras premium dengan harga Rp. 18.000/Kg.
2. Pemilik toko tersebut telah diberikan teguran.
3. Harga beras medium bervariasi, ada yang dijual di bawah HET (Harga Eceran Tertinggi) dan ada yang di atas HET, yaitu antara Rp. 16.000/Kg hingga Rp. 18.000/Kg.
4. Secara umum, harga penjualan beras di Kab. Sabu Raijua cenderung di atas HET yang telah ditentukan.
5. Faktor utama yang mempengaruhi mahalnya harga beras di Kab. Sabu Raijua adalah biaya transportasi dan biaya bongkar muat sebagaimana penyampaian para Pelaku Usaha.
Kegiatan pengecekan harga beras ini berlangsung dalam keadaan aman dan terkendali, ungkap IPTU I Made.
*(Rinto)















