Kupangmetro — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kupang S.K. Lerik menurut rencana akan dijadikan Rumah Sakit Pendidikan oleh Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Citra Bangsa (UCB).
“Sudah berproses karena UCB saat ini sedang mengajukan untuk pembukaan Fakultas Kedokteran yang tujuannya untuk membuka akses pendidikan buat anak-anak NTT supaya bisa menghasilkan dokter anak daerah,” ungkap Direktur RSUD S.K. Lerik, drg. Dian Sukmawati Arkiang di gedung DPRD Kota Kupang, Rabu (26/11/2025).
Menurut dokter Dian, saat ini pihak Dinas Kesehatan Kota Kupang telah melakukan proses visitasi untuk penilaian perizinan rumah sakit.
Untuk RSUD S.K. Lerik katanya, selama ada komitmen dari pihak UCB dalam berproses tentunya ada persyaratan akreditas bagi RSUD S.K. Lerik sebagai rumah sakit pendidikan.
“UCB tentunya akan berkomitmen mendukung RSUD S.K.Lerik, demikian juga kita pasti pihak UCB mendukung karena selama ini Fakultas Kedokteran baru ada di Undana,” jelas Dokter Dian.
Dan dokter yang dihasilkan oleh Undana – pun mungkin belum mencukupi untuk kebutuhan pelayanan kesehatan se-NTT. “Ini juga jadi programnya Pak Presiden untuk pembukaan Fakultas Kedokteran guna menghasilkan dokter-dokter,” tambahnya.
Untuk menjadi Rumah Sakit Pendidikan jelas Dokter Dian, setidaknya telah mengantongi izin akreditas dari Pemerintah maksimal Dua tahun sejak izin dikeluarkan.
“Kalau perizinannya keluar berarti rumah sakit maksimal 2 tahun ke depan itu juga harus sudah terakreditasi sebagai rumah sakit pendidikan”, jelas Dokter Dian.
Untuk menjadikan Rumah Sakit sebagai Rumah Sakit Pendidikan maka harus memiliki kualifikasi sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama dan Rumah Sakit Satelit. Kalau rumah sakit pendidikan utama itu hanya boleh bekerja sama dengan satu fakultas kedokteran. Tapi kalau rumah sakit satelit bisa digunakan beberapa fakultas kedokteran.
Dengan demikian rencana UCB yang hendak jadikan RSUD S.K. Lerik sebagai Rumah Sakit Pendidikan bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran tinggal menunggu proses akreditasi selanjutnya.
Sementara dari sisi kesiapan RSUD S.K. Lerik untuk dijadikan rumah sakit pendidikan pada prinsionya pihak RSUD S.K Lerik selalu siap apalagi telah dilakukan survey kelayakan oleh asosiasi rumah sakit pendidikan.
Menurut Dokter Dian Arkiang, dari hasil survey penilaian Asosiasi Rumah Sakit Pendidikan, RSUD S.K. Lerik telah memenuhi persyaratan sebagai rumah sakit pendidikan bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran.
“Kita sudah memenuhi persyaratan karena yang paling utama dari rumah sakit pendidikan itu kan bagaimana nanti mahasiswa yang menempuh program pendidikan dokter ini bisa mendapatkan kasus sebanyak-banyaknya untuk meningkatkan kompetensi,” jelas Dojter Dian.
Namun kendati demikian diakui Dokter Dian ada beberapa sarana prasarana yang masih harus dilengkapi.
Wali Kota Kupang Christian Widodo juga telah meminta adanya komitmen dari UCB serta juga komitmen dari pemerintah daerah untuk bisa melengkapi sarana dan prasara rumah sakit supaya pada saat proses akreditasi RSUD S.K. Lerik bisa dijadikan sebagai rumah sakit pendidikan.
Â
(Andi Ilham Sulabessy)














