Kupangmetro – Anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Abraham Paul Liyanto mengatakan, dalam tahun 2023 Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) akan menyerahkan 20.000 sertifikat tanah kepada masyarakat di seluruh Kabupaten/Kota se Nusa Tenggara Timur.
Penyerahan Sertifikat tanah tersebut nantinya akan diserahkan langsung oleh Menteri Agraria Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto dan didampingi Kepala Kantor Wilayah BPN Nusa Tenggara Timur, Jaconias Walalayo serta Senator asal Nusa Tenggara Timur, Paul Liyanto.
“Masyarakat akan mendapat sertifikat tanah secara gratis dari Pemerintah melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap atau PSTL”, kata Paul Liyanto di Kupang, Jumat (16/9/2023).
Menurut Liyanto, PTSL merupakan salah satu program Presiden Joko Widodo melalui Kementerian ATR/BPN yang memudahkan masyarakat untuk mendapatkan sertifikat tanah secara gratis. “Sertifikat penting bagi warga atau pemilik tanah agar menghindari sengketa serta perselisihan di kemudian hari dan juga dapat dijadikan sebagai jaminan untuk modal usaha”, jelas Paul Liyanto.
Liyanto menambahkan,PTSL dan Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) adalah sama-sama program Kementerian ATR/BPN yang tujuannya membantu masyarakat dalam kepemilikan sertifikat hak atas tanah secara gratis.
Untuk PTSL lanjutnya adalah kegiatan pendaftaran tanah yang dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia bagi semua pemilik tanah yang belum terdaftar. “Prinsipnya Tanah tetap didata dan diukur demi kebutuhan pemetaan meski tidak terdaftar. Sedangkan Prona, tanah yang didata hanya pada tanah yang telah terdaftar dan diukur saja”, jelasnya.
Untuk pelayanan PTSL masyarakat dapat langsung ke Kantor BPN setempat untuk mendapat pelayanan secara langsung dari petugas BPN sehingga tidak melalui calo atau perantara. “Untuk pelayanan PTSL masyarakat tidak dikenakan biaya”, tegasnya.(andi sulabessy)















