Kupangmetro — Jelang Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur menggelar pasar murah.
Pasar murah yang digelar selama Dua hari yakni Jumat (19/12/2025) dan Sabtu (20/12/2025) berlangsung di halaman Kantor Perum Bulog NTT dengan melibatkan sejumlah distributor Sembako seperti CV NAM, PT Laris Manis Utama, PT Ciotaku Lestari, UD Sehanaya, CV Agrosari Persada, UD Susana.
Selain Distributor Sembako, pasar murah tersebut juga dihadiri oleh pihak Perbankan seperti Bank BNI dan BRI yang siap untuk melayani warga untuk penukaran uang.
Warga terlihat begitu antusias mendatangi tempat pelaksanaan pasar murah guna mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga murah seperti beras, minyak goreng, telur, gula serta bahan kebutuhan pokok lainnya.
Salah seorang warga menyebut kegiatan pasar murah yang digelar Perum Bulog sangat membantu dan meringankan pengeluaran keuangan keluarga karena harga kebutuhan pokok seperti beras dan minyak goreng serta kebutuhan lainnya dijual dengan harga yang murah.
“Bersyukur karena kami bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga murah, apalagi menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru,” ungkap ibu Lia warga Kelurahan Oetete, Kota Kupang.
Selain ibu Lia, salah seorang warga Oebobo juga mengharapkan agar pelaksanaan pasar murah harus sering digelar oleh Perum Bulog karena dengan adanya pasar murah warga sangat terbantu karena dapat meringankan ekonomi rumah tangga.
“Dengan kondisi ekonomi dan keuangan saat ini mungkin sudah sepantasnya Perum Bulog sering menggelar pasar murah seperti ini,” ungkapnya.
Kepala Perum Bulog Kanwil NTT, Arrahim K. Kanam melalui juru bicara Perum Bulog Kanwil NTT, Fani Apriliyani menyebut pelaksanaan pasar murah yang digelar oleh Perum Bulog bukan saja dilakukan di Kota Kupang, tetapi juga digelar disetiap Kantor Cabang Perum Bulog di seluruh Kabupaten terdapat kantor Perum Bulog.
“Ini merupakan upaya Perum Bulog dalam membantu meringankan beban masyarakat saat menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru,” katanya di Kupang, Jumad (19/12/2025).
(Andi Sulabessy)















