Kupangmetro — Ketua Umum Pengurus Taekwondo Indonesia (TI) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Fransisco Bernando Bessi memberi apresiasi yang besar kepada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur atas perhatian terhadap para atlet NTT yang telah mengharumkan nama daerah pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara pada 2024 lalu dengan memberikan penghargaan dan bonus.
“Intinya saya sebagai Ketua Taekwondo Nusa Tenggara Timur sangat bangga dan memberikan apresiasi kepada pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, khususnya Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur”, ungkap Sisco pada acara pada acara Penyerahan Penghargaan dan bonus bagi Atlet peraih Medali dan pelatih berprestasi kontingen Provinsi NTT pada PON XXI 2024 Aceh-Sumut dan PEPARNAS XVII Jawa Tengah yang bertempat di aula Rumah jabatan Gubernur NTT, Sabtu (24/5/2025).
Menurut Sisco, perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi NTT kepada Atlet yang berprestasi tentunya akan memberikan motifasi dan dorongan yang kuat bagi atlet-atlet lain untuk dapat berlatih lebih giat sehingga kedepan Provinsi NTT tidak akan mengalami kekurangan atlet.
“Perhatian yang diberikan oleh Pemerintah tentunya juga akan menjadi pemicu bagi pertumbuhan atlet di Daerah, terutama atlet muda. Namun ini tentunya harus disertai dengan latihan yang lebih giat dan serius”, kata Sisco.
Dalam pandangannya sebagai atlet Taekwondo, Fransisco menilai bonus dan penghargaan yang diberikan kepada atlet dan pelatih berprestasi merupakan bentuk perhatian bagi perkembangan olah raga di Daerah apalagi pada PON XXII tahun 2028 nanti Provinsi NTT dan NTB akan menjadi tuan rumah pelaksanaan PON.
Dengan demikian katanya, sebagai tuan rumah pelaksanaan PON XXII tahun 2028, pihaknya selaku ketua TI NTT akan menyiapkan atlet Taekwondo yang telah melalui seleksi guna menghadapi even olah raga paling bergengsi tingkat Nasional.
“Khusus untuk cabang olah raga Taekwondo, kami sebagai pengurus, pelatih, atlet serta didukung oleh orang tua akan mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi event tersebut”, ungkap Fransisco.
Saat ini katanya, atlet Taekwondo yang ada dan terdaftar telah mencapai puluhan ribu atlet yang tergabung di berbagai Dojang. Dan dari ribuan atlet Taekwondo yang ada pada umumnya adalah anak-anak yang dipastikan kedepan merekalah yang akan menjadi atlet berprestasi. “Bukan tidak mungkin karena dari sekian banyak Cabor, Cabor Taekwondo yang paling banyak melakukan event pertandingan. Hal itu dimaksudkan untuk mencari bibit-bibit atlet berprestasi”, ungkapnya.Â
(Andi Ilham Sulabessy)















