Kupangmetro — Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur (Kanwil NTT) memastikan ketersediaan stok pangan strategis, khususnya beras, dalam kondisi aman dan mencukupi hingga empat bulan kedepan guna menghadapi Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.
Berdasarkan siaran pers yang diterima, Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil NTT Arrahim K. Kanam menyampaikan bahwa saat ini stok beras yang dikuasai Bulog tersebar di seluruh gudang kabupaten/kota di NTT dan siap disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat maupun penugasan pemerintah.
“Bulog Kanwil NTT menjamin stok beras dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan hingga beberapa bulan ke depan. Secara nasional maupun regional, kami terus melakukan langkah antisipatif agar stabilitas pasokan dan harga tetap terjaga,” ujar Arrahim Kanam.
Selain beras, Bulog Kanwil NTT juga menyiapkan komoditas pangan lainnya seperti gula pasir dan minyak goreng untuk mendukung pelaksanaan program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) serta operasi pasar apabila dibutuhkan.
“Dalam rangka menjaga keterjangkauan harga, BULOG Kanwil NTT akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI/Polri, serta instansi terkait guna memastikan distribusi berjalan lancar, tepat sasaran, dan merata hingga ke wilayah terpencil,” tambahnya.
Dengan demikian masyarakat diimbau untuk tetap berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan, karena Bulog menjamin ketersediaan stok pangan dalam kondisi cukup dan aman.
Adapun dalam rangka menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026, Bulog Kanwil NTT bekerja sama dengan Dinas Peridustrian dan Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan mulai 9 Februari 2026 hingga 6 Maret 2026 di 15 lokasi berbeda dalam Kita Kupang.

Dengan kesiapan stok dan sistem distribusi yang optimal, BULOG Kanwil NTT berkomitmen mendukung kelancaran ibadah Ramadhan serta menjaga ketahanan pangan di wilayah Nusa Tenggara Timur.
(Fanik Apriliyani/Humas Bulog NTT)














