• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Kupang Metro
Advertisement
  • Beranda
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Advertorial
  • Opini
  • Profil
  • Seputar NTT
  • More
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Nasional
    • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Advertorial
  • Opini
  • Profil
  • Seputar NTT
  • More
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Nasional
    • Internasional
No Result
View All Result
Kupang Metro
No Result
View All Result
Home Advertorial

Apresiasi Pemerintahan Wali Kota Kupang, DPD IMM NTT Gelar Diskusi Publik

Admin by Admin
in Advertorial
0
Apresiasi Pemerintahan Wali Kota Kupang, DPD IMM NTT Gelar Diskusi Publik
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kupangmetro — Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Nusa Tenggara Timur (DPD IMM NTT) menggelar diskusi publik sebagai ruang refleksi dan dialog mengenai arah pembangunan Kota Kupang di bawah kepemimpinan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo.

Kegiatan tersebut dihadiri berbagai elemen, di antaranya anggota DPRD Provinsi NTT Junaidin Mahasan, anggota DPRD Kota Kupang Ahmad Thalib, akademisi dan pakar politik Universitas Muhammadiyah Kupang Dr. Ahmad Atang, sejumlah kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Kota Kupang, Ketua DPD IMM NTT Cakti Flobamorrinci A. Kirie, jajaran IMM NTT dan IMM Cabang Kota Kupang, mahasiswa, serta sejumlah undangan lainnya.

Ketua DPD IMM NTT, Cakti Flobamorrinci A. Kirie, mengatakan kegiatan tersebut dilatarbelakangi oleh keinginan IMM untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwa pembangunan Kota Kupang telah menunjukkan berbagai perkembangan positif di bawah kepemimpinan Wali Kota Kupang saat ini.

Menurutnya, berbagai capaian tersebut perlu diketahui dan didiskusikan secara terbuka agar dapat menjadi pembelajaran, inspirasi, sekaligus referensi bagi daerah lain maupun para pemimpin masa depan.

“Kami ingin masyarakat di dalam maupun di luar Kota Kupang mengetahui bahwa Kota Kupang telah menunjukkan berbagai kemajuan. Hal-hal baik yang sudah dilakukan tentu patut diapresiasi dan dapat menjadi pembelajaran bagi daerah lain serta pemimpin-pemimpin masa depan,” ujar Cakti.

Namun, Cakti menegaskan bahwa diskusi publik tersebut tidak dimaksudkan sekadar menjadi ruang apresiasi terhadap pemerintah.

Menurutnya, IMM ingin memastikan bahwa apresiasi terhadap capaian pemerintah berjalan beriringan dengan sikap kritis dan konstruktif. Karena itu, forum tersebut juga diarahkan untuk merumuskan gagasan serta rekomendasi konkret mengenai agenda pembangunan yang masih perlu dikerjakan bersama.

“Kami tidak ingin diskusi ini berhenti pada apresiasi. Kami juga ingin mengetahui arah pembangunan Kota Kupang ke depan, apa saja yang masih menjadi tantangan, dan langkah konkret apa yang dapat dilakukan secara bersama-sama,” katanya.

Ia menambahkan, pembangunan Kota Kupang tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah. Diperlukan keterlibatan masyarakat sipil, akademisi, mahasiswa, pemuda, dunia usaha, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

IMM Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Civil Society

Dalam kesempatan tersebut, DPD IMM NTT juga menegaskan komitmennya untuk menjadi bagian dari ekosistem kolaborasi pembangunan Kota Kupang.

Cakti berharap ruang-ruang dialog yang dibangun antara pemerintah dan organisasi masyarakat sipil tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat berkembang menjadi ruang transformasi yang menghasilkan gagasan dan kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami berharap Pemerintah Kota Kupang terus hadir dan membersamai civil society dalam berbagai ruang dialog, diskusi, dan forum transformasi. IMM siap memberikan gagasan, kritik, rekomendasi, maupun kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Kupang,” ujarnya.

Sementara itu, dalam pandangan Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo, mahasiswa dan generasi muda memiliki posisi strategis dalam pembangunan. Mereka tidak cukup hanya ditempatkan sebagai penerima manfaat pembangunan, tetapi perlu diberikan ruang untuk ikut merumuskan gagasan dan menawarkan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi Kota Kupang.

Hal tersebut semakin menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan generasi muda dalam membangun kota.

Dihadiri 167 Peserta

Diskusi publik yang diselenggarakan DPD IMM NTT tersebut diikuti oleh 167 peserta. Jumlah tersebut menunjukkan tingginya perhatian berbagai elemen terhadap isu pembangunan dan masa depan Kota Kupang.

Cakti menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sepenuhnya dibiayai melalui swadaya internal pengurus DPD IMM NTT.

Menurutnya, kemandirian pembiayaan merupakan bagian dari komitmen IMM untuk terus menghadirkan ruang-ruang intelektual dan dialog publik tanpa harus bergantung pada pihak lain.

“Kami bersyukur seluruh kebutuhan kegiatan ini dapat dipenuhi melalui swadaya internal pengurus DPD IMM NTT. Ini merupakan bentuk komitmen dan kemandirian organisasi dalam menghadirkan ruang intelektual serta kontribusi konstruktif bagi pembangunan daerah,” jelasnya.

Berharap Pemerintah Tidak Cepat Berpuas Diri

Terhadap kepemimpinan Wali Kota Kupang, DPD IMM NTT memberikan apresiasi sekaligus harapan agar berbagai capaian yang telah diraih tidak menjadi alasan untuk berpuas diri.

Cakti berharap berbagai penghargaan dan capaian pemerintah justru menjadi energi baru untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan di Kota Kupang.

“Kami berharap Bapak Wali Kota tidak pernah merasa cukup dengan berbagai prestasi dan apresiasi yang telah diraih. Justru capaian tersebut harus menjadi energi baru untuk bekerja lebih keras dan menghadirkan manfaat yang semakin luas bagi seluruh masyarakat Kota Kupang,” tegasnya.

Ia juga berharap konsistensi dan komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam membangun daerah dapat terus dijaga, dengan tetap membuka ruang partisipasi publik.

Bagi IMM, pembangunan kota adalah kerja kolektif. Pemerintah memiliki peran strategis, tetapi keberhasilan pembangunan membutuhkan keterlibatan seluruh komponen masyarakat.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Pemerintah, masyarakat sipil, akademisi, mahasiswa, pemuda, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat harus berada dalam satu ekosistem kolaborasi. IMM ingin menjadi bagian dari ekosistem itu,” pungkas Cakti.

 

(Siaran Pers Diskominfo Kota Kupang)

Previous Post

Penyebab Kematian Bayi Disebabkan Adanya Komplikasi Penyakit

Next Post

Kota Kupang Masih Perlu Memperkuat Upaya Untuk Mencapai Target Penurunan Kematian Maternal Dan Neonatal

Admin

Admin

Next Post
Kota Kupang Masih Perlu Memperkuat Upaya Untuk Mencapai Target Penurunan Kematian Maternal Dan Neonatal

Kota Kupang Masih Perlu Memperkuat Upaya Untuk Mencapai Target Penurunan Kematian Maternal Dan Neonatal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 42.2k Followers
  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gunakan Dana Pribadi Untuk Perbaikan Jalan Rusak, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang Beri Apresiasi Kepada Yafet Horo

Gunakan Dana Pribadi Untuk Perbaikan Jalan Rusak, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang Beri Apresiasi Kepada Yafet Horo

Kepala SMPN 8 Kota Kupang Usir Siswa Peserta Ujian Nasional

Kepala SMPN 8 Kota Kupang Usir Siswa Peserta Ujian Nasional

Ini Jenis-Jenis Pelatihan Yang di Buka BLK NTT Tahun 2021

Ini Jenis-Jenis Pelatihan Yang di Buka BLK NTT Tahun 2021

Erwin Ga Masih Ketua PMI Kota Kupang Yang Sah Periode 2024-2029

Pengurus PMI Provinsi NTT Tegaskan Ketua PMI Kota Kupang Yang Sah Adalah Erwin Gah

Ketua Umum DPP PPP romahurmuziy tengah

Strategi PPP Menangkan Duet Ganjar dan Gus Yasin

0
Ketua umum partai garuda ahmad ridha sabana

Ini Dia Hubungan Partai Garuda dengan Gerindra

0
Gubernur dki jakarta anies baswedan

Rawa Terate Rutin Banjir, Anies Bakal Cek Pabrik Sekitar

0
Ketua nu jatim hasan mutawakkil alallah di masjid-al akbar surabaya

NU Minta Pesantren Tak Terprovokasi Teror Orang Gila

0
Ana Waha Kolin Minta Pelni Harus Benahi Pelayanan Terhadap Penumpang

Ana Waha Kolin Minta Pelni Harus Benahi Pelayanan Terhadap Penumpang

MK Tidak Menemukan Bukti Gibran Memiliki Ijazah SLTA atau Sederajat

MK Tidak Menemukan Bukti Gibran Memiliki Ijazah SLTA atau Sederajat

Kota Kupang Masih Perlu Memperkuat Upaya Untuk Mencapai Target Penurunan Kematian Maternal Dan Neonatal

Kota Kupang Masih Perlu Memperkuat Upaya Untuk Mencapai Target Penurunan Kematian Maternal Dan Neonatal

Apresiasi Pemerintahan Wali Kota Kupang, DPD IMM NTT Gelar Diskusi Publik

Apresiasi Pemerintahan Wali Kota Kupang, DPD IMM NTT Gelar Diskusi Publik

Kupang Metro

Dapatkan informasi dan insight pilihan redaksi Kupang Metro - Berita & Informasi Terbaru

Follow Us

Browse by Category

  • Advertorial
  • Budaya
  • Business
  • Daerah
  • Ekbis
  • Food
  • Hukrim
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kota Kupang
  • Lifestyle
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politics
  • Profil
  • Review
  • Sabu Raijua
  • Science
  • Sejarah
  • Seputar NTT
  • Sports
  • Tech
  • Tidak Berkategori

Recent News

Ana Waha Kolin Minta Pelni Harus Benahi Pelayanan Terhadap Penumpang

Ana Waha Kolin Minta Pelni Harus Benahi Pelayanan Terhadap Penumpang

MK Tidak Menemukan Bukti Gibran Memiliki Ijazah SLTA atau Sederajat

MK Tidak Menemukan Bukti Gibran Memiliki Ijazah SLTA atau Sederajat

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2025 KupangMetro - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Advertorial
  • Opini
  • Profil
  • Seputar NTT
  • More
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Nasional
    • Internasional

© 2025 KupangMetro - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.