Kupangmetro — Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Nusa Tenggara Timur, Aloysius Malo Ladi menyebut semua bakal calon Gubernur dan bakal calon wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur periode 2024-2029 yang akan bertarung pada perhelatan Pilkada November 20224 mendatang punya potensi yang sama.
“Semua kandidat yang telah mendaftar melalui PKB punya potensi yang sama. Namun untuk menentukan kandidat siapa yang akan diusung tentunya masih melalui satu tahapan lagi, yakni survei. Survei ini akan membuktikan sejauhmana elektabilitas mereka dan seperti apa penerimaan masyarakat di seluruh kabupaten terhadap para kandidat”, kata Alo Ladi di Gedung DPRD Provinsi NTT, Kamis (16/5/2024).
Bagi PKB, jelas Alo Ladi, hasil survei nanti akan dikaji untuk kemudian menjadi skala pertimbangan ke DPP karena provinsi NTT terdiri dari beberapa pulau besar seperti Sumba, Timor dan Flores sehingga aspek kajian dari sisi geografis akan menjadi skala pertimbangan PKB
“Kajian yang dilakukan menyangkut banyak hal sehingga nanti dari hasil kajian dimaksud akan dijadikan satu kesatuan guna menentukan siapa bakal calon yang diusung PKB”, jelasnya.
Aloysius Malo ladi yang saat ini menjabat Wakil Ketua DPRD Provinsi NTT mengaku sejauh ini PKB belum melakukan pendekatan atau komunikasi dengan Partai lain terkait siapa bakal calon Gubernur dan bakal calon Wakil Gubernur yang akan diusung.
“Kalau dalam kaitan dengan membangun komunikasi politik oleh kandidat atau bakal calon dengan Partai Politik itu merupakan hak atau kewenangan masing-masing kandidat karena tentu mereka para bakal calon ini mempunyai sahabat di Partai-Partai Politik, tidak saja di PKB, bisa juga di Partai lain”, kata Alo Ladi.
Sejak dibukanya pendaftaran bagi bakal calon Gubernur dan bakal calon Wakil Gubernur oleh DPW PKB NTT, hingga batas akhir penutupan pendaftaran, sedikitnya terdapat Delapan orang yang telah mendaftar di PKB NTT sebagai bakal calon Gubernur.
Penulis Andi Ilham Sulabessy















