Kupangmetro — Keterlambatan pelayaran KMP Lakaan yang melayani rute Kupang-Aimere pada Jumat, 2 Oktober 2026 yang dikeluhkan oleh beberapa penumpang sebenarnya bukan merupakan kesalah dari pihak PT ASDP selaku penyedia jasa pelayaran.
General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Kupang, Ardian menyebut keterlembatan tersebut sebenarnya disebabkan oleh adanya kesalahan system atau eror system di pihak Pertamina selaku penyedia Bahan Bakar Kapal.
Menurut Ardian, dalam memenuhi kebutuhan bahan bakar kapal, PT ASDP selalu memesan BBM langsung ke PT Pertamina dengan menggunakan system. “Pembayarannya by system. Jadi mungkin ada terjadi eror pada system sehingga terjadi kendala. Dan atas kendala tersebut, Pertamina Kupang mesti harus melaporkan ke Pertamina Pusat,” jelas Ardian di Kupang, Jumat (2/10/2026).
Dan bukan saja Pertamina Kupang yang menanyakan ke Pertamina Pusat, tetapi pihak ASDP Cabang Kupang juga langsung berkordinasi dengan PT Pertamina Pusat di Jakarta atas kesalahan system dimaksud. “Kami juga menanyakan langsung ke PT Pertamina Pusat,” tambahnya.
Namun atas keterlambatan tersebut, pihak PT ASDP tidak saja melepas tangung jawab terhadap para penumpang, tetapi para penumpang KMP Lakaan tujuan Kupang-Aimere yang berjumlah sekitar 250 orang dilayani dengan memberi makan sebagai konpensasi atas keterlambatan pelayaran.
Sesuai jadwal keberangkatan yang dikeluarkan oleh PT ASDP Cabang Kupang untuk rute Kupang – Aimere yakni hari Jumat pukul 11.00 Wita, namun atas keterlambatan tersebut KMP Lakaan baru berangkat pukul 20.00 Wita setelah Pertamina melakukan pengisian BBM.
“Proses pengisian BBM ke KMP Lakaan baru dilakukan oleh Pertamina sekitar pukul 17.20 wita. Kami minta maaf atas keterlambatan ini karena ada kesalahan teknis yang terjadi pada system aplikasi,” jelas Ardian.
Dijelaskan Ardian, biasanya sistem pemesanan Bahan Bakar kapal Ferry ke PT Pertamina dilakukan dengan menggunakan aplikasi paling lambat Dua hari sebelumnya dengan jumlah pesanan untuk setiap kapal sebanyak 20 Ribu Liter Solar.
Apresiasi Buat ASDP
Menanggapi katerlambatan pelayaran KMP Lakaan rute Kupang – Aimere pada Jumat 2 Oktober 2026, anggota DPRD Provinsi NTT, Ana Waha Kolin meminta agar kedepan tidak boleh lagi terjadi karena yang dirugikan bukan saja penumpang yang telah menunggu sejak pagi tetapi juga pihak ASDP sebagai perusahaan jasa.
Sebagai anggota Komisi 4 DPRD Provinsi NTT, Ana Waha Kolin memberi apresiasi kepada PT ASDP Cabang Kupang yang telah memberi perhatian kepada para penumpang dengan memberi konpensasi berupa makanan kepada 250 orang penumpang.
“Ini patut diberi apresiasi karena walaupun keterlabatan bukan disebabkan oleh PT ASDP tetapi PT ASDP Cabang Kupang mau bertanggung jawab atas situasi dan kondisi yang terjadi,” ungkap politisi senior PKB NTT ini.
(Andi Ilham Sulabessy)












