Kupangmetro — Akibat perubahan iklim menyebabkan meningkatnya penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Untuk itu masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kesehatan diri dengan mengkonsumsi makanan dan buah-buahan yang bergizi dan mengandung vitamin.
Hal ini dikatakan Kepala Puskesmas Penfui, drg, Hariyono terkait jumlah pasien yang berobat di Puskesmas Penfui dalam kurun waktu Januari hingga Juli 2026. “Apalagi dimusim seperti ini yang cuacanya tidak menentu yang kadang cuanya dingin dan kadang panas,” katanya di Kupang.
Menurut drg. Hariyono, khusus penanganan penyakit ISPA, masyarakat diminta untuk mendatangi langsung Puskesmas atau Pustu guna mendapatkan pelayanan kesehatan secara baik serta bisa berkonsultasi dengan petugas kesehatan yang ada.
“Bila ada gejala penyakit masyarakat diharapkan langsung mendatangi Puskesmas, karena harus diperiksa oleh dokter, sebab kita tidak bisa menduga-duga,” jelasnya.
Khusus bagi lansia, dari pihak Puskesmas sendiri ada jadwal perkunjungan kesehatan masyarakat yang langsung dari rumah ke rumah oleh petugas kesehatan yang dilakukan setiap bulan sehingga bisa bertemu berkonsultasi dengan petugas kesehatan.
“Kunjungan langsung dari rumah ke rumah bagi lansia biasanya berdasarkan informasi dari petugas atau kader Posyandu atau dari masyarakat, atau juga dari keluarga pasien sehingga kita bisa tahu diagnosanya dan penyakit apa sebenarnya,” jelasnya.
Kunjungan langsung dari rumah-ke rumah untuk pasien lansia tersebut merupakan program “Sapa Lansia” yang merupakan program prioritas dari Puskesmas Penfui guna meningkatkan tingkat kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan bagi orang tua yang berada di wilayah kerja Puskesmas Penfui.
Program Sapa Lansia merupakan program prioritas pelayanan luar gedung yang diperuntukan bagi warga Tiga Kelurahan, yang berada di wilayah Kelurahan Penfui, Naimata dan Maulafa yang berusia diatas 60 tahun.
“Program Sapa Lansia ini juga dimaksudkan untuk menghindari lansia ikut antri berobat di Puskesmas sebab bila lansia ikut antri maka akan menambah stress. Namun apabila ada lansia yang bisa langsung mendatangi Puskesmas maka wajib menjadi prioritas sehingga tidak harus ikut antri,” jelasnya.
(Andi Ilham Sulabessy)














