Kupangmetro – Disuatu siang yang sangat panas menyengat karena Matahari saat itu tepat berada diatas kepala, dengan langkah yang pasti namun tidak begitu semangat, tim kupangmetro memasuki Kantor Wali Kota Kupang untuk menemui seorang pejabat Kantor Wali Kota.
Pejabat yang akan ditemui tim Kupangmetro tidak lain adalah Pelaksana Tugas Kepala Bagian Umum yang sebelumnya telah dibuat janjian via telepon untuk bertemu.
Kedatangan kupangmetro disambut Kepala Bagian Umum Setda Kota Kupang dengan menyuguhi segelas air mineral dan keripik jagung makanan khas orang NTT.
Diruangan itu Kepala Bagian Umum Setda Kota Kupang Hubert Mani menyampaikan apa saja yang dikerjakan oleh Bagian Umum dalam melayani masyarakat Kota Kupang yang meminta bantuan Pemerintah.
Berbagai Upaya Terus Dilakukan Pemerintah
Ditengah himpitan ekonomi masyarakat yang semakin besar, khususnya masyarakat prasejahtera, berbagai upaya terus dilakukan pemerintah untuk membantu warganya demi meringankan beban ekonomi.
Perhatian Pemerintah Kota Kupang terhadap warganya itu menjadi tujuan Wali Kota Kupang Christian Widodo dan Wakil Wali Kota Serena Francis yang disalurkan melalui instansi/Badan maupun Dinas yang telah dianggarkan lewat APBD Kota Kupang.
Dari sekian instansi/Dinas/Lembaga Pemerintah Kota Kupang yang ada, salah satunya adalah Bagian Umum Setda Kota Kupang yang setia melayani permintaan bantuan dari masyarakat karena memang Pemerintah hadir untuk melayani.
Paling tidak itulah yang disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Bagian Umum Setda Kota Kupang, Hubert Mani dalam suatu kesempatan. Bagi Bagian Umum Setda Kota Kupang, pelayanan yang diberikan ternyata sangat besar dirasakan manfaatnya. “Disinilah bukti kehadiran pemerintah karena pemerintah hadir untuk melayani,” ungkap Hubert.
Sebut saja bantuan berupa tenda dan kursi, mobil Ambulance sampai pada mobil pengantinpun disiapkan Pemerintah demi untuk meringankan beban masyarakat Kota Kupang yang berkekurangan dan yang membutuhkan pelayanan/bantuan Pemerintah.
Setiap hari selalu saja ada yang meminta bantuan dari Pemerintah melalui Bagian Umum, entah itu bantuan Tenda untuk Kedukaan atau Pesta Nikah atau pesta lainnya pasti selalu disiapkan dan dilayani.
Selain tenda dan kursi untuk acara pesta maupun Kedukaan, ada juga warga yang meminta bantuan mobil jenasah serta mobil pengantin. “Semua itu pasti dilayani oleh Pemerintah walau sebenarnya barang atau kelengkapan dimaksud disiapkan untuk kepentingan pimpinan,” kata Hubert.
Walau ketersediaan perlengkapan seperti kursi dan tenda jumlahnya sangat terbatas namun Pemerintah Kota Kupang tidak ingin warganya kecewa sehingga dengan berbagai upaya dan cara terpaksa harus dibagi-bagi sehingga bisa terlayani semuanya.
“Bantuan pemerintah Kota Kupang yang ada di Bagian Umum sangat membantu kami warga yang kurang mampu,” ungkap Berto warga Kelurahan Nunleu.
Dari Kursi dan Tenda Sampai Pembangunan Rumah Ibadah
Perhatian Pemerintah Kota Kupang dalam hal pelayanan kebutuhan masyarakat ternyata bukan saja hanya difokuskan pada warga yang kurang mampu, tetapi perhatian pemerintah Kota Kupang juga diarahkan sampai pada pembangunan rumah ibadah.
Bantuan Pemerintah Kota Kupang yang ada pada Sekretariat Daerah (Setda) selain dilayani oleh Bagian Umum, ada juga bantuan kemasyarakatan lainnya yang dilayani oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Kupang.
Bantuan Kemasyarakatan yang dilayani oleh Bagian Kesra mulai dari program Beasiswa untuk mahasiswa, program bantuan pembangunan rumah atau tempat ibadah, program Nikah Massal, ada pula program sunat massal, bantuan untuk kegiatan atau acara Keagamaan seperti Natal bersama, buka puasa bersama/halal bi halal, bantuan untuk Panti Asuhan serta program bantuan lainnya yang semuanya dilayani sesuai kebutuhan.
Diserahkan Langsung Oleh Wali Kota
Bantuan kemasyarakatan dari Pemerintah Kota Kupang melalui Bagian Kesra Setda Kota Kupang kepada lembaga Keagamaan seperti bantuan untuk pembangunan gereja diserahkan langsung oleh Wali Kota Kupang Christian Widodo kepada pihak Gereja usai Kebaktian atau Misa.
“Biasanya sebelum menyerahkan bantuan, Pak Wali mengikuti ibadat atau Misa terlebih dahulu di gereja yang akan diserahkan bantuan,” kata Kabag Kesra Joni Bire.
Semua jenis bantuan kemasyarakatan yang ada dan yang dikelolah oleh Bagian Kesra Setda Kota Kupang berupa anggaran telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang kemudian dibagi sesuai permintaan masyarakat melalui lembaga resmi.
Bantuan ini bertujuan untuk mendukung pembangunan rumah ibadah dan kegiatan gereja lainnya, serta menunjukkan komitmen pemerintah dalam melayani masyarakat termasuk lembaga keagamaan.
Adapun bantuan Wali Kota Kupang Christian Widodo bagi gereja d Kota Kupang antara lain, GMIT Silo Naikoten sebesar Rp200 Juta, GMIT Bet’el Oesapa Tengah, Klasis Kota Kupang dan GMIT Talitakumi Pasir Panjang sebesar Rp86.784.000, GMIT Talitakumi Pasir Panjang Rp15 juta, GMIT Horeb Perumnas sebesar Rp50 Juta, Gereja St. Mathias Rasul Bantuan sosial diberikan sebagai dukungan spiritual dan untuk gerakan kebersihan lingkungan, GMIT Ora Et Labora Sikumana sebesar Rp100 Juta dan GMIT Moria Liliba sebesar Rp300 juta, serta untuk Klasis Kota Kupang Timur Rp 50 Juta.
Penyaluran bantuan kemasyarakatan baik yang ada pada Bagian Umum maupun di Bagian Kesra Setda Kota Kupang merupakan bukti keberpihakan Pemerintah melalui Wali Kota Kupang Christian Widodo kepada Warga Kota Kupang atau lembaga kemasyarakatan, karena memerintah adalah melayani.
(Andi Ilham Sulabessy/ADV)















