Kupangmetro — Jelang perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Gubernur-Wakil Gubernur, Bupati-Wakil Bupati/Walikota-Wakil Walikota) yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024 mendatang, saat ini sudah banyak kandidat bakal calon Kepala Daerah telah mendaftarkan diri ke Partai Politik.
Di Provinsi Nusa Tenggara Timur, tercatat sedikitnya lebih dari 10 orang kandidat bakal calon Gubernur telah menyatakan diri siap maju dalam Pemilihan Gubernur NTT periode 2024-2029 dan telah mendaftar ke Partai Politik.
Dari sekian banyak kandidat bakal calon Gubernur yang mendaftar diberbagai Partai Politik, terdapat hanya Satu pasangan bakal calon yang telah mendaftar lengkap dengan paket pasangan bakal calon Wakil, yakni paket pasangan atas nama Orias Petrus Moedak dan Sebastian Salang atau yang dikenal dengan Paket Oase.
Sejak dibukanya pendaftaran calon Kepala Daerah hingga penutupan pendaftaran, Paket Ose telah mendaftar di Tujuh Partai Politik, yakni PKB, Gerindra, PDI Perjuangan, Hanura, PSI, PAN dan Demokrat.
Dari Tujuh Partai Politik yang telah didaftar oleh Paket Oase, salah satunya adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). “Memang benar Paket Oase telah mengambil formulir pendaftaran dan telah menyerahkan kembali berkas pendaftarannya ke PKB”, ungkap Ketua DPW PKB NTT, Aloysius Malo Ladi, Kamis (16/05/2024) di Gedung DPRD Provinsi NTT.
Sebagai ketua DPW PKB NTT, Alo Ladi sangat mengapresiasi dan menghargai Paket Oase karena dari sisi kesiapan, bakal calon Gubernur dan bakal calon Wakil Gubernur NTT periode 2024-2029 yang dalam hal ini Orias Petrus Moedak dan Sebastian Salang yang dinilai sudah sangat siap.
“Tetapi lebih dari itu PKB membutuhkan suatu bentuk dukungan yang nyata berupa surat sehingga menjadi dasar pertimbangan bagi PKB dalam mengusung paket Oase sebagai bakal calon Gubernur dan wakil Gubernur”, ungkap Alo.
Aloysius Malo Ladi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi NTT ini menambahkan, jika dukungan berupa surat dari Partai Politik telah dikantongi paket Oase maka sebagai ketua DPW PKB NTT dirinya dapat menyampaikan ke DPP PKB di Jakarta bahwa paket Oase memang benar telah mendapat dukungan dari Partai Politik lain sehingga hal itu menjadi dasar pertimbangan PKB dalam mengusung paket Oase.
“Kami (PKB) tidak ingin menjadi Partai Pendukung, tetapi harus menjadi Partai Pengusung”, tegas Alo Ladi.
Penulis Andi Ilham Sulabessy















